Pemkot Bekasi Mengakui Belum Semua Warga Bekasi Ter-cover BPJS Kesehatan

FOTO: wartakota.tribunnews.com/indolinear.com
Jumat, 20 Mei 2022

Indolinear.com, Bekasi – Plt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan saat ini capaian kesehatan Universal Health Coverege (UHC) baru tercapai 95 persen, artinya capaian UHC di Kota Bekasi sendiri masih belum mencapai 100 persen.

“Awal Mei kemarin dari BPJS sudah menyatakan bahwa sudah 95 persen warga masyarakat yang kemudian tercover melalui BPJS BPI,” kata Tri Adhianto beberapa waktu lalu.

Mas Tri sapaan Tri Adhianto, menyampaikan memang belum 100 persen warga Kota Bekasi tercover BPJS.

Meski begitu layanan kesehatan di Kota Bekasi sendiri, sejauh ini sudah melakukan kerjasama dengan pihak lain terkait penggunaan BPJS.

“Kalau rumah sakitnya kan kalau BPJS sudah juga bekerja sama dengan pihak ketiga,” katanya, dilansir dari Wartakota.tribunnews.com (19/05/2022).

Sementara itu, kebijakan Layanan Kesehatan Masyarakat (LKM) pengganti Kartu Sehat berbasis NIK yang dibuat oleh Pemkot Bekasi, dipastikan oleh Mas Tri tetap berlalu, bagi warga Kota Bekasi yang belum tercover BPJS.

LKM tersebut masih dapat digunakan bagi yang belum tercover BPJS baik itu untuk layanan kesehatan di Rumah Sakit Pemerintah Kota Bekasi, maupun Puskesmas, dan RSUD Kota Bekasi.

“Tetap yang LKM ini kan tetap berlaku, kepada warga masyarakat yang memang mereka hari ini belum tercover terkait dengan BPJS,” ucapnya. (Uli)

loading...