Pemkot Bekasi Memperbolehkan Warga Mudik Saat Libur Panjang, Tapi…

FOTO: okezone.com/indolinear.com
Rabu, 28 Oktober 2020
loading...

Indolinear.com, Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi mempersilahkan warga pendatang yang tinggal di Bekasi, untuk merayakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang ke 1412 Hijriah pada Rabu 28 Oktober 2020 di kampung halaman.

Pasalnya, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi meyakini ada sekitar 2,4 juta warga di luar daerah yang mengadu nasib ke Kota Patriot itu, sehingga mereka lebih dominan pulang kampung atau mengunjungi keluarga di kampung halaman.

“Nah boleh saja, tetapi jika kembali ke Kota Bekasi ada hal-hal yang dirasakan dalam kondisi tubuh berbeda, segera melaporkan ke Faskes terdekat, puskesmas, RS kelas D milik pemerintah,” kata Rahmat Effendi kepada wartawan, dilansir dari Okezone.com (27/10/2020).

Hal itu bertujuan, kata pria yang disapa Pepen ini, agar Pemkot Bekasi bisa menditeksi warga yang baru tiba dari kampung halaman usai merayakan Maulid Nabi.

“Jadi kami bisa mendeteksi kemungkinan-kemungkinan dari transmisi antar daerah itu dari perkembangan pandemi,” lanjut Pepen.

Politikus Golkar ini pun mengaku tak bisa melarang tradisi Maulid Nabi yang sudah diterapkan sejak turun temurun itu. Dia hanya bisa mengingatkan agar warga tetap menerapkan protokol kesehatan. Pasalnya kondisi saat ini masih pademi virus corona.

“Saya kira kalau standardnya sesuai terpenuhi Maulid itu kenapa tidak? Toh orang Shalat Jumat juga boleh, dan ke gereja juga boleh. Sepanjang protokol kesehatan terpenuhi,” ungkap dia. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: