Pemkot Bekasi Berencana Menggratiskan Biaya Kremasi Di Krematorium Miliknya

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Selasa, 12 Oktober 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi berencana menggratiskan biaya kremasi jika krematorium di Jalan Raya Perjuangan, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara, telah beroperasi.

“Iya (gratis), selama ini pemakaman umum gratis, kami keras banget kepada tukang gali gratis, kemungkinan kremasi juga gratis,” ujar Kepala Dinas Pertamanan, Kawasan Permukiman, dan Pemakaman (Disperkimtan) Kota Bekasi Jumhana Lutfi ketika ditemui di kawasan Stadion Patriot Candrabhaga, dilansir dari Kompas.com (11/10/2021).

Lutfi menyampaikan, biaya kremasi menurut rencana akan dibebankan kepada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Bekasi sehingga masyarakat tidak dikenai biaya.

Meski begitu, Lutfi berujar, ada juga kemungkinan masyarakat dikenai biaya.

“Pasti biaya itu enggak jauh beda dengan di tempat yang lain, hanya pembebanan ke masyarakatnya bisa gratis (karena) dibiayai APBD, atau masyarakat bayar atau tidak bayar itu nanti kebijakannya,” ujarnya.

Namun, Lutfi menyampaikan, sekali pun nantinya warga dipungut biaya untuk melakukan kremasi, biaya tersebut tidak akan melebihi tarif kremasi di krematorium yang dikelola oleh swasta.

“Tidak (sampai Rp 7 juta), enggak mungkin, kan itu punya pemerintah nilai investasinya, kalau kita investasinya pelayanan, kemungkinannya gratis,” ungkapnya.

Sebelumnya, Pemkot Bekasi menyediakan lebih dari 3.000 meter persegi lahan guna membangun krematorium pertama di wilayahnya yang terletak di Jalan Raya Perjuangan, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara.

“Kami siapkan lahan seluas 3.150 meter persegi untuk membangun krematorium dua lantai,” ujar Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat peletakan batu pertama pembangunan krematorium, Senin.

Rahmat mengatakan, pihaknya membangun krematorium tersebut untuk mempermudah umat Hindu dan agama lainnya yang membutuhkan tempat kremasi.

Sebab, selama ini warga Kota Bekasi yang ingin melakukan kremasi harus ke daerah Cibinong, Kabupaten Bogor; atau ke Cilincing, Jakarta Utara.

“Kami ambil inisiatif untuk memenuhi kebutuhan warga, kami sediakan fasilitasnya. Pemerintah kan fasilitator terhadap warganya baik dari persoalan perkembangan ekonomi maupun kebutuhan sosial,” ujar Rahmat.

Pemkot menyiapkan anggaran sebesar Rp 15 miliar untuk membangun krematorium pertama tersebut. (Uli)