Pemkab Tangerang Sosialiasikan Adaptasi Kebiasaan Baru Lewat Pertunjukan Seni

FOTO: rahmat/indolinear.com
Selasa, 24 November 2020
loading...

Indolinear.com, Kabupaten Tangerang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tangerang menggelar pertunjukan seni tradisional secara virtual untuk menyosialiasikan adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi Covid-19. Acara tersebut dibuka oleh Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.

Dalam penyelenggaraan pertunjukan secara virtual itu, Pemkab Tangerang bekerja sama dengan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo). Kegiatan berpusat di Aula Masjid Agung Al-Amjad Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Selasa (24/11/2020).

Pertunjukan di tengah pandemi ini mengusung tema “Seni Tradisi Bergerak Demi Bangsa Sehat, Kuat, Kita Bangkit”. Hadir Asisten Bidang Administrasi Kabupaten Tangerang Yani Sutisna, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Tangerang Taufik Emil, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Desiriana Dinardianti, dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat.

Pertunjukan virtual kesenian tradisional itu dimeriahkan dengan teater oleh Rakyat Kesenian Topeng Sanggar Padepokan Seni Gemawirahma. Digelar pula talk show mengenai Diseminasi Informasi dan Komunikasi Publik Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Pada kesempatan itu, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, pergelaran ini diselenggarakan sebagai bentuk penyaluran informasi serta sosialisasi adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi kepada masyarakat Kabupaten Tangerang.

“Semoga generasi muda tetap optimis dan terus bersemangat melahirkan inovasi-inovasi baru, karena dunia seni budaya dan ekonomi kreatif memiliki peranan penting dalam membangun bangsa, terutama Kabupaten Tangerang Menuju Tangerang Semakin Gemilang,” ucap Zaki.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Tangerang Tini Wartini juga menyebut, selain pertunjukan seni, agenda tersebut disertai dengan diskusi singkat dari satgas dengan pekerja seni untuk menyosialiasikan  adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi.

“Hal ini untuk menyampaikan berbagai bentuk informasi guna membangun pemahaman yang benar dan kepercayaan dalam upaya penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional,” kata Tini. (srh)