Pemkab Tabanan Bali Luncurkan Program Kata Hati bagi Lansia

sindonewscom/indolinear.com
Senin, 28 Agustus 2017
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan, Bali meluncurkan Program Kampung Investasi Hati (Kata Hati), yang ditujukan bagi para veteran dan lansia yang sudah tidak memiliki keluarga. Hal yang dilakukan adalah dengan membangun Panti Sosial Werdha Shanti.

Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengatakan, latar belakang diluncurkannya program Kampung Investasi Hati agar para veteran dan lansia bisa hidup laik di usia tuanya. Menurut dia, kehadiran panti sosial Werdha Shanti akan menyiapkan bantuan berupa tempat tinggal dan kebutuhan hidup sehari-hari.

“Saya di sini mewakili masyarakat Tabanan berterima kasih kepada para veteran dan keluarga veteran karena telah berjuang untuk meraih kemerdekaan. Bahkan setelah merdeka pun mereka tetap teguh mempertahankan kemerdakaan dari Belanda yang mencoba kembali menjajah,” ujar Eka melalui pesan tertulisnya, Jumat (25/8/2017).

Dalam acara tersebut turut hadir Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tabanan I Gede Gunawan, Wakil Ketua DPRD Tabanan Ni Made Meliani, Anggota DPRD Tabanan I Made Dirga, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Tabanan, dan tokoh masyarakat setempat.

Eka melanjutkan sudah sewajarnya apabila semua pihak membalas budi para pahlawan. Dia juga mengatakan bahwa program yang diinisiasi pihaknya sangat humanis, dimana tujuannya ingin menumbuhkan kepedulian kepada sesama manusia.

“Kata Hati adalah inovasi untuk bisa langsung mencari dan memberikan perhatian kepada mereka yang membutuhkan. Sesuai dengan ajaran tat twam asi. Aku adalah kamu, kamu adalah aku,” ucapnya.

Eka berharap, dengan program Kata Hati juga bisa menyelesasikan masalah sosial dan memberikan kehidupan yang lebih sejahtera. “Di Bali masih banyak anak yatim piatu dan lansia yang sudah tidak punya keluarga. Mereka terlantar di jalanan dan tidak punya tempat tinggal. Saya harap dengan program ini kami bisa memberikan kehidupan yang layak kepada para lansia,” tambahnya.

Ditambahkannya, bahwa program ini tidak terbatas pada lansia, tapi juga bisa memberikan pelatihan kepada anak yatim piatu agar bisa mandiri dan bermanfaat bagi orang di sekitarnya. Ke depan program ini akan terintegrasi dengan program di bidang kesejahteraan sosial lainnya.

“Kampung Investasi Hati ini akan terintegrasi dengan program lain seperti program OPD Peduli dan program Kota Layak Anak,” pungkasnya. (Gie)