Pemkab Bekasi Minta Kepala Desa Bersinergi Menghadapi Lonjakan Kasus Covid-19

FOTO: wartakota.tribunnews.com/indolinear.com
Jumat, 25 Juni 2021
loading...

Indolinear.com, Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi saat rapat koordinasi meminta agar kepala desa bersinergi menangani Covid-19, Selasa (22/6/2021).

Apalagi saat ini kasus Covid-19 tengah mengalami lonjakan cukup tinggi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DMPD) Kabupaten Bekasi, Ida Farida mengatakan, rapat tersebut bertujuan agar kepala desa paham dan berkomitmen sama dalam menghadapi lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi.

“Kepala desa diminta bersinergi dalam meningkatkan disiplin protokol kesehatan masyarakat agar angka kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi dapat diturunkan,” kata Ida Farida.

Rapat koordinasi Penanganan Covid-19 dihadiri kepala desa se-Kabupaten Bekasi secara virtual di Command Center Gedung Diskominfosantik, Komplek Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat,

Ida Farida mengatakan, penanganan Covid-19 tidak bisa dilaksanakan sendiri oleh pemerintah daerah.

Namun harus didukung oleh seluruh elemen masyarakat, terutama kesadaran dalam menerapkan protokol kesehatan.

Protokol kesehatan 5M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

“Karena kita lihat masih ada warga masyarakat yang mengabaikan terhadap penerapan prokesnya sementara kasus penularan begitu tinggi.”

“Perlu adanya inovasi dari para kepala desa dengan seluruh elemen yang ada di tingkat desa untuk bahu membahu menyelesaikan permasalahan ini,” ujarnya, dilansir dari Wartakota.tribunnews.com (24/06/2021).

Dia menambahkan, sejauh ini pihaknya telah membuka komunikasi dengan para kepala desa.

Serta evaluasi dan mengecek langsung ke lapangan tentang protokol kesehatan yang dijalankan.

“Dari hasil cek ke lapangan, kami bersyukur, banyak desa yang sudah sigap seperti menyiapkan ruang isolasi mandiri di tingkat desa.”

“Kemudian juga ada yang membuat lumbung pangan desa, dengan partisipasi dari masyarakat,” kata dia.

Harapannya, kerjasama baik dengan seluruh pemerintah desa dan disiplin tinggi dari seluruh elemen masyarakat, kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi kembali bisa menurun.  (Uli)