Pemilik Usaha di Kota Tangerang Wajib Bentuk Satgas Covid-19

FOTO: rahmat/indolinear.com
Jumat, 18 September 2020
loading...

Indolinear.com, Kota Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang mewajibkan tiap pemilik usaha seperti pusat perbelanjaan, perkantoran, rumah makan, termasuk pengelola pondok pesantren, untuk membentuk gugus tugas atau satuan tugas penanganan dan penanggulangan Covid-19. Hal itu termaktub dalam Surat Edaran Wali Kota Tangerang Nomor 800/2131-Bag.Hukum/2020.

“Isinya meminta kepada seluruh pengelola perkantoran, pusat perbelanjaan, pabrik, pondok pesantren, dan rumah yatim untuk membentuk satgas penanganan Covid-19,” kata Mulyani, Kepala Diskominfo Kota Tangerang, Jumat (18/9/2020).

Aturan tersebut, lanjut dia, diterapkan mengingat kasus Covid-19 di Kota Tangerang terus meningkat dalam satu bulan terakhir. Menurut Mulyani, lonjakan kasus Covid-19 di Kota Tangerang saat ini luar biasa, di mana ada penambahan 33 kasus positif pada Kamis (17/9/2020).

“Makanya setiap orang harus siaga terhadap ancaman virus corona tak terkecuali para pengelola tempat usaha tersebut,” tegas mantan Sekretaris BPKD Kota Tangerang itu.

Sebelumnya, kata Mulyani, Pemerintah Kota Tangerang sudah mewajibkan para ketua RT dan RW untuk membentuk satgas penanggulangan Covid-19 di tingkat RT dan RW.

“Dari awal kasus corona ada di Kota Tangerang sekitar Maret kita sudah bentuk satgas tersebut, termasuk membuat lumbung warga di setiap RW untuk membantu ketahanan pangan masyarakat terutama mereka yang terdampak Covid,” ucap dia.

Mengenai sanksi bagi pengelola usaha yang tidak menaati ketentuan surat edaran tersebut, Mulyani menyebutkan bahwa Pemerintah Kota Tangerang tidak segan untuk memberikan sanksi tegas.

“Kita tidak akan segan untuk mencabut izinnya, ketentuannya ada di Perwal Nomer 78 Tahun 2020,” ujar dia. (rls/srh)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: