Pemilik Resto Jual Burger Rp85 Juta Saat Pandemi

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Sabtu, 4 September 2021
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Jakarta –Dalam situasi pandemi seperti sekarang menjual makanan super mahal mungkin tak terpikirkan oleh banyak pemilik industri kuliner. Robbert Jan de Veen, salah satu pemilik restoran di Belanda, justru sengaja membuat burger mahal.

Veen membuat burger yang diberi nama Golden Boy. Ia menjualnya seharga 5.000 Euro atau Rp86 juta. Bukan untuk menebalkan kantong pribadi, Veen ternyata menjual burger tersebut untuk amal.

Tak disangka, ada yang membelinya, yaitu konglomerat Belanda yang disembunyikan identitasnya. Golden Boy sendiri dimakan oleh Rober Willemse, Ketua Asosiasi Makanan dan Minuman Kerajaan Belanda.

Burger semahal itu, banyak yang penasaran dengan bahan pembuat dan rasanya. Untuk membuat Golden Boy, digunakan daging sapi Wagyu Jepang, kaviar Beluga, kepiting raja Alaska, dan truffle putih, sementara rotinya dilapisi daun emas yang bisa dimakan.

Veen menyumbangkan hasil penjualan ke organisasi non-profit yang membantu bank makanan di Belanda. Sumbangan senilai Rp86 juta itu untuk membantu badan amal membeli hampir 1.000 paket makanan untuk orang yang membutuhkan.

” Restoran tutup dan tidak ada kompetisi makanan karena pandemi. Meskipun layanan takeaway makanan kami aktif, saya merasa tertekan. Saya merasa tidak enak melihat penderitaan massa dan situasi suram industri restoran,” kata Veen pemilik restoran De Daltons di provinsi Gelderland, Belanda, dilansir dari Dream.co.id (02/09/2021).

” Oleh karena itu, saya memutuskan untuk membuat burger termahal di dunia dan menyumbangkan seluruh pendapatan untuk amal untuk berbuat baik bagi masyarakat.”

Veen meneliti arsip dari Guinness World Records dan menemukan bahwa rekor saat ini untuk burger paling mahal ditetapkan pada 2011 oleh sebuah restoran di Oregon, di AS. Burger itu berharga 4.200 Euro atau Rp72 juta dan beratnya 35,4 kg.

” Itu jelas bukan untuk satu orang. Jadi, saya pikir saya bisa melakukan yang lebih baik dari itu. Itu benar-benar sebuah tantangan untuk membuat hidangan mahal untuk satu orang,” kata Veen.

Butuh lebih dari lima bulan untuk menyiapkan bahan dan bereksperimen dengan berbagai resep. Pada hari terakhir, dia membutuhkan waktu hampir sembilan jam untuk menyiapkan burger yang dinamakan Golden Boy. (Uli)