Pemerintah Jepang Menyiapkan Dana 1 Triliun Yen Untuk Pemulihan Pariwisata

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Jumat, 27 Maret 2020

Indolinear.com, Tokyo – Pemerintah Jepang menyiapkan dana sedikitnya 1 triliun yen untuk membantu menangani kerusakan dunia pariwisata Jepang sebagai dampak dari penundaan Olimpiade 2020 ke musim panas 2021 mendatang.

“Pemerintah Jepang menyiapkan dana sedikitnya 1 triliun yen untuk dunia pariwisata Jepang, bantuan yang bisa dipakai misalnya penerbitan kupon diskon travel sekian persen dan sebagainya bagi masyarakat yang ingin berjalan-jalan ke Jepang,” ungkap Informan yang dilansir dari Tribunnews.com (26/03/2020).

Sementara itu jumlah korban terinfeksi Covid-19 di Kanto Jepang (Tokyo dan sekitarnya) semakin banyak per Rabu (25/3/2020) sebesar 441 orang, di antaranya 41 orang dari Tokyo.

Kanto adalah Tokyo plus enam perfektur yaitu Chiba, Ibaraki, Tochigi, Gunma, Saitama dan Kanagawa.

Sebuah perusahaan bus Jepang saja saat ini mengakui rugi sekitar 60 juta yen akibat pembatalan semua rombongan yang seharusnya dipakai untuk transportasi selama Olimpiade 2020 apabila jadi dilaksanakan.

Demikian pula pimpinan Hotel New Shohei di Tokyo, Saito, memperlihatkan setumpuk dokumen pembatalan kamar akibat Olimpiade ditunda ke tahun depan.

“Kami sangat kecewa sekali dengan penundaan tersebut. Tapi ya apa boleh buat karena situasi kondisi mungkin juga belum memungkinkan untuk hal itu,” kata Saito dengan nada kecewa.

Hal serupa diungkapkan Shimizu, General Manager Kyoto Plaza Hotel yang sangat kecewa atas penundaan Olimpiade 2020.

“Kita seperti kena tamparan dua kali. Pertama dihajar virus corona, kedua karena penundaan Olimpiade 2020 ke tahun depan. Sakit sekali rasanya penundaan tersebut karena semua membatalkan pesanan kamar di hotel kami,” papar Shimizu.

Ketua Tsuburaya Kōkichi Legacy Serbia, Yoshikatsu Ando, juga merasakan kekecewaan penundaan Olimpiade karena telah menyiapkan banyak sekali bunga untuk tim olahraga Serbia yang akan datang ke Kota Sukagawa di Perfektur Fukushima, serta berbagai persiapan lain, ternyata Olimpiade ditunda hingga tahun depan.

Gubernur Perfektur Chiba juga mengungkapkan kesibukannya harus menundukkan kepala meminta maaf kepada sedikitnya 370 perusahaan di perfekturnya akibat penundaan Olimpiade.

“Mereka semua pendukung Olimpiade sponsor untuk kegiatan olahraga tersebut, tetapi kita harus menundukkan kepala meminta maaf ke semuanya karena penundaan Olimpiade tersebut ke tahun depan,” ungkap Kensaku Morita (70), Gubernur Chiba.

Kerugian bidang pariwisata Jepang sedikitnya mencapai 64,06 miliar yen akibat penundaan Olimpiade tersebut.

Belum lagi kelompok pengamanan (satpam) yang akan disewa banyak perusahaan untuk berbagai event berbagai kegiatan, terpaksa semua harus dibatalkan sehingga income (pendapatan) perusahaan Satpam Jepang jatuh drastis untuk perhitungan neracanya tahun ini.

Insentif dan bantuan pemerintah sebesar 1 triliun yen tersebut tampaknya dalam waktu dekat akan disalurkan ke berbagai perusahaan Jepang.

Misalnya perusahaan penerbangan bisa memberikan diskon tiket yang cukup menarik sehingga arus penerbangan kembali pulih lagi perlahan-lahan. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT:

Berita Menarik Lainnya