Pembudidayaan Ikan Hias di Depok Akan Gunakan Sistem Modern

FOTO: depok.go.id/indolinear.com
Rabu, 22 Mei 2019
Depok | Uploader puspita

Indolinear.com, Depok – Rencana budi daya ikan hias yang dilakukan Balai Benih Ikan (BBI) Kota Depok, Juni mendatang akan menggunakan metode modern. Metode tersebut adalah Recirculating Aquaculture System (RAS) yang telah berkembang di negara maju dan sudah diadopsi beberapa wilayah di Indonesia.

“RAS merupakan sistem budi daya ikan secara intensif, menggunakan infrastruktur yang memungkinkan pemanfaatan air terus-menerus (resirkulasi air). Di antaranya fisika filter, biologi filter, UV dan oksigen generator,” ujar Kepala BBI Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPPP) Kota Depok, M Nur Hidayat dilansir dari depok.go.id.

Dikatakannya, fungsi oksigen generator dalam sistem tersebut, untuk mengontrol kondisi lingkungan alam, mengurangi jumlah penggunaan air dan meningkatkan kelulushidupan ikan. Prinsip dasarnya, kata Nur, memanfaatkan air sebagai media pemeliharaan berulang-ulang dengan mengendalikan indikator kualitas air.

“Kami akan upayakan agar PH dan suhu air tetap stabil. Dalam penerapan metode ini, nantinya kami akan didampingi langsung oleh Balai Riset Budidaya Ikan Hias (BRBIH) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), karena ini merupakan metode baru yang akan kita gunakan,” katanya.

Nur menyebut, keunggulan sistem RAS ini terletak pada produktivitas yang jauh lebih tinggi dibanding sistem konvensional. Sehingga diharapkan meningkatkan pendapatan  warga selaku pembudidaya.

“Menurut informasi yang kami himpun dari BRBIH, produktivitas bisa jauh meningkat dibandingkan jika menggunakan sistem konvensional. Mudah-mudahan keberhasilan ini juga bisa ditularkan untuk budi daya ikan hias di Kota Depok,” ucapnya.(pit)