Pembentukan AKD DPRD Tangsel Tunggu Hasil Lobi Lintas Partai

Foto: Ketua Sementara DPRD Tangsel H Sukarya berikan keterangan kepada awak media/dedi evan
Jumat, 30 Agustus 2019

indolinear.com, Tangsel – Pasca dilantik, anggota DPRD Tangsel periode 2019-2024 belum juga menentukan pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD).

Dikabarkan sejumlah ketua Partai Politik (Parpol) masih terus melakukan lobi-lobi untuk penempatan para anggotanya di setiap bidang. Baik itu di fraksi, komisi hingga badan anggaran ataupun badan legislasi.

Ketua sementara DPRD Tangsel, H Sukarya memastikan, untuk pembentukan fraksi tidak akan banyak kendala, karena mandat langsung partai. Berbeda halnya dengan pembentukan AKD lainnya. Semisal Badan Anggaran, Badan Kehormatan dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), pasti akan terjadi tarik ulur karena sarat kepentingan partai politik untuk menempatkan kader terbaiknya.

“Kemugkinan untuk fraksi tidak begitu rumit, beda dengan AKD lainnya. Senin, kita coba undang seluruh anggota dewan untuk rapat kordinasi awal, akan seperti apa skenario lobi – lobi partai nantinya,” kata Sukarya, Jumat (30/8/2019).

Disinggung proyeksi selesainya pembentukan AKD ini, politisi kawakan ini enggan berspekulasi terlalu jauh. Apakah akan molor atau pun sebaliknya. Sebab, dinamika politik setiap parpol berbeda-beda.

Meski demikian, mantan Ketua Komisi IV mengharapkan dalam rentang waktu cepat AKD bisa selesai. Agar publik bisa melihat tugas pokok dan fungsi lembaga legislatif.

“Tugas saya bersama Pak Iwan Rahayu memfasilitasi terbentuknya alat kelengkapan. Kalau untuk waktunya kapan, kita berharap secepatnya. Tidak bisa parsial, sambil berjalan saja,” jelas dia.

Seperti diketahui, ada sejumlah partai politik yang bisa langsung membentuk fraksi sendiri. Antara lain Golkar (10 kursi), PDIP, PKS dan Gerindra (8 kursi).

Sementara Demokrat (5 kursi). PSI dan PKB (4 kursi). Sedangkan partai yang harus bergabung ke partai lain yakni PAN (2 kursi) dan Hanura (1 kursi).(ded)

INDOLINEAR.TV