Pembalap Gresini Racing Meraih Poin Penting Di MotoGP Jerman 2022

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Selasa, 28 Juni 2022

Indolinear.com, Jakarta – Meski gagal meraih podium, dua pembalap tim Gresini Racing MotoGP berhasil finis 10 besar di MotoGP Jerman 2022 yang berlangsung di Sirkuit Sachsenring, Minggu (19/06/2022). Fabio Di Giannantonio finis posisi delapan dan Enea Bastianini di urutan kesepuluh.

Fabio Di Giannantonio mengaku, seri MotoGP Jerman merupakan pekan balapan luar biasa. Dirinya memulai dengan kencang dan bisa menguasai di awal balapan. Namun kendala mulai menghantui di pertengahan lomba, dilansir dari Liputan6.com (26/06/2022).

“Paruh balapan, akibat panas dan kondisi ban membuat ban alami sliding, saya kehilangan beberapa posisi. Bisa dibilang, ini adalah kali pertama di tiga balapan mampu beri perlawanan,”

Sementara Enea Bastianini yang start dari posisi 17 merasa kurang puas dengan hasil yang ia capai. Diawali dengan start tak mulus dimana ban depan sempat terangkat sehingga ia kehilangan banyak posisi.

Beruntung performa Ducati Desmosedici GP21 sangat menolong sehingga dirinya mampu memperbaiki posisi hingga mengakhiri balapan di posisi 10.

“Saya ingin memastikan motor bisa finis dan yakin raih sepuluh besar. Hasil balapan kali ini sangat positif, terutama bila dilihat akibat tak hadirnya Alberto Giribuola yang membuat kualifikasi kurang beruntung. Pekan balapan yang sulit, tapi setidaknya bisa hasil raih terbaik,” ungkap Enea Basitianini.

Posisi klasemen saat ini Enea Bastianini masih terbuka di perebutan titel Juara Dunia MotoGP 2022. Pembalap asal Italia itu berada di posisi empat dengan 100 poin, sedangkan Fabio Di Giannantonio kumpulkan 16 poin, dan berada di posisi 20.

Bisa Bikin Bangga

Sri Adinegara selaku Market Development Director PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI) memuji hasil balapan dari Enea dan Diggia yang berhasil meraih poin penting.

“Keduanya membalap sangat fantastis bisa mengamankan poin tambahan untuk kejuaraan. Fabio Di Giannantonio sebagai rookie di MotoGP memiliki semangat untuk bertarung dengan pembalap di depan,” kata Sri Adinegara.

“Begitu juga dengan Enea Bastianini yang start dari posisi 17 bisa menunjukkan sebagai pembalap terbaik dan finis posisi 10. Meskipun beberapa kendala ditemui tapi talenta mereka bisa bikin bangga penggemar MotoGP di Indonesia,” tambahnya.

Lebih lanjut dirinya mengharapkan, hasil positif di balapan kali ini membawa semangat untuk hadapi seri berikutnya di MotoGP Belanda pada 26 Juni 2022.

“Semoga Tim Gresini Racing MotoGP dan kedua pembalap bisa menemukan solusi terbaik untuk menghadapi balapan di sirkuit TT Assen dalam mendapatkan performa terbaik dan kembali bikin bangga Indonesia,” pungkasnya. (Uli)