Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19 Di Kota Bekasi Bakal Dikenakan Sanksi

FOTO: wartakota.tribunnews.com/indolinear.com
Selasa, 8 Desember 2020
loading...

Indolinear.com, Bekasi – Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto memperingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan virus corona atau Covid-19.

Protokol kesehatan yang harus dilakukan melalui cara 3 M yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.

Peringatan tersebut dilontarkan kembali lantaran dalam waktu dekat peraturan daerah (Perda) yang mengatur tentang sanksi pelanggar protokol kesehatan di Kota Bekasi akan segera selesai.

“Jadi kalau DKI Jakarta sudah punya perda, Kota Bekasi menjadi kota yang kedua untuk bisa menyelesaikan perda Covid-19 yang memang kita tunggu-tunggu,” ucap Tri Adhianto, dilansir dari Wartakota.tribunnews.com (07/12/2020).

Dia mengatakannya seusai mengikuti acara daring Tim Pemburu Covid-19 Polda Metro Jaya di Mapolrestro Bekasi Kota.

Menurut Tri Adhianto, berdasarkan perda tersebut bakal ada sanski terhadap warga yang tidak tertib terkait prokotol kesehatan virus corona.

Proses pembuatan perda itu, kata Tri Adhianto, saat ini masih menunggu tahap validasi dan verifikasi oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Dia menambahkan, perda protokol kesehatan diharapkan bisa menjadi efek jera bagi pelanggar protokol kesehatan.

“Nah sekarang yang belum ada payung hukum terkait untuk melakukan penegakannya.”

“Jadi nanti saya kira akan kita diskusikan dengan Pak Kapolres karena memang perdanya untuk saat ini belum ditetapkan oleh yang terhormat (DPRD Kota Bekasi),” tuturnya.

Terkait program Tim Pemburu Covid-19, pihaknya masih akan terus melanjutkan program yang telah lebih dulu dilakukan seperti 3T yakni testing, tracing, dan treatment.

“Saya kira melakukan 3T testing,tracing, treatment terkait dengan warga masyarakat dengan mencari seperti OTG (orang tanpa gejala-Red).”

Selain itu, melakukan pembubaran terkait kerumunan dan melakukan penegakan terhadap PP Wali Kota yang sudah ditetapkan terkait adaptasi tatanan hidup baru (ATHB).

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Widjonarko mengatakan, kepolisian terus melakukan operasi yustisi bersama petugas gabungan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Tentunya kami akan tetap menggelar operasi untuk memastikan tidak adanya pelanggaran terkait protokol kesehatan di masyarakat,” kata Widjonarko. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: