PDO Parlemen Melaksanakan Aksi Sosial Ke Beberapa Lembaga Agama

FOTO: tempo.co/indolinear.com
Senin, 11 Juli 2022

Indolinear.com, Jakarta – Persekutuan Doa Oikumene (PDO) MPR/DPR/DPD RI kembali melakukan kunjungan kasih ke Wisma Sahabat Yesus di Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat pada Jumat, 8 Juli 2022. Ketua PDO Inosentius Samsul menyampaikan panitia mendistribusikan bantuan ke berbagai lembaga.

“Kami melaksanakan apa yang diamanatkan oleh Panitia Natal PDO agar mendistribusikan bantuan melalui aksi sosial ke berbagai lembaga,” ujar Inosentius. Menurut Sensi, sapaan akrabnya, kegiatan aksi sosial ini bukan yang pertama kalinya, dilansir dari Tempo.co (10/07/2022).

PDO dalam berbagai kesempatan telah menyerahkan bantuan ke panti dan berbagai yayasan Kristen, Katolik, Islam, Buddha, Hindu dan Konghucu. “Sebenarnya peruntukannya bukan hanya untuk Umat Nasrani, tetapi Umat Islam dan yang lain juga kita berikan perhatian,” katanya.

“Sekarang hari ini, kita di lembaga Wisma Usaha ini, salah satu tempat yang merupakan tumpuan masa depan gereja, karena di lembaga ini dibina mahasiswa-mahasiswa Katolik yang ada di Jakarta. Saya yakin bahwa sedikit apapun, atau berapapun jumlah perhatian kita pasti akan menghasilkan buah yang berlimpah melalui anak-anak, generasi muda yang menjadi harapan negara bangsa dan gereja,” tutur Sensi.

Rombongan PDO diterima langsung Romo Rudi. Ia menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diserahkan. Ia mengungkapkan, wisma ini dibangun untuk melayani para mahasiswa Katolik sebagai tempat pelatihan atau kelas belajar.

Wisma Sahabat Yesus sebagai tempat aktivitas mahasiswa, meliputi beberapa kampus, seperti Universitas Indonesia, Politeknik Negeri Jakarta, Universitas Pancasila, President University, dan beberapa kampus lainnya.

“Kami mendampingi Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) dari 18 Universitas dan yang terbesar adalah Universitas Indonesia. UI sendiri ada 14 Fakultas, maka kalau dihitung rata – rata satu Kampus itu ada 50-100 mahasiswa, kalau kita hitung jumlahnya saja berarti kan sudah lebih dari 10 ribu semuanya ya,” ucap Romo Rudi.

Dia menambahkan, kegiatan pendampingan kepada mahasiswa di Wisma Sahabat Yesus sangat beragam namun menekankan intelectual formation, friendship formation, dan spiritual formation untuk menciptakan generasi muda yang berwawasan luas baik secara profesional maupun keimanan.

“Kami bukan mengajari, tetapi menemani mereka berkembang bertumbuh sebagai seorang Katolik di tengah konteks dunia mereka yang belajar. Kami juga menyiapkan program-program yang membantu mereka agar pada saat selesai dari perkuliahan, mereka siap menjadi sebagai seorang profesional,” tutur Romo. (Uli)

loading...