Pasutri Di Ponorogo Cerai Sepakat Bongkar Rumah, Istri Diduga Berselingkuh

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Senin, 16 Agustus 2021
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Ponorogo – Perselisihan dalam rumah tangga memang sudah biasa terjadi. Dampak yang paling menyedihkan adalah perceraian.

Namun pertengkaran pasangan suami dan istri yang terjadi di Ponorogo, Jawa Timur, ini efeknya tidak hanya perceraian.

Cekcok yang berujung pada perceraian tersebut juga memakan korban rumah yang selama ini mereka tempati, dilansir dari Dream.co.id (14/08/2021).

Pasutri Cerai di Ponorogo Sepakat Bongkar Rumah

Puluhan warga Desa Carangrejo, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, kerja bakti membongkar rumah pasangan suami istri Agus Purwanto dan Anjar Trisnawati.

Pembongkaran rumah yang dibangun pada 2014 lalu itu dilakukan karena Anjar menggugat cerai Agus. Perceraian itu sendiri terjadi setelah Anjar pulang dari bekerja sebagai TKW di Hongkong.

Tetangga pasutri tersebut, Sugiono, mengatakan Anjar dikontrak 3 tahun di Hongkong. Sedangkan Agus di rumah kerjanya jaga warung. Agus dikenal sebagai sosok suami yang jujur.

Suami Kaget Tiba-tiba Dipanggil untuk Proses Perceraian

Agus sendiri tak tahu apa permasalahannya mengaku kaget tiba-tiba dipanggil pengadilan untuk proses perceraian. Padahal dia dikenal tidak pernah main perempuan.

Diketahui, Anjar yang baru pulang dari Hongkong sudah membawa surat gugatan cerai. Wanita 39 tahun itu berangkat ke Hongkong usai menikahi Agus sekitar 10 tahun yang lalu.

” Gak tahu kalau Anjar sama laki-laki lain. Agus kaget dipanggil pengadilan katanya proses cerai,” ujar Sugiono.

Dibangun 8 Tahun Lalu dengan Biaya Rp400 Juta

Dilaporkan, Agus dan Anjar telah melakukan mediasi beberapa kali. Namun tetap memilih untuk bercerai.

Setelah bercerai, keduanya sepakat rumah milik Agus dibongkar dan diratakan dengan tanah.

Alhasil, warga pun kerja bakti membongkar rumah berukuran 6 x 12 meter yang dibangun seharga Rp400 juta pada delapan tahun silam itu.

Suami Cuma Minta Kayu yang Dipakai Bangun Rumah

Selain rumah dibongkar, keduanya juga sepakat jika kayu rumah tersebut menjadi milik Agus. Warga akhirnya gotong royong untuk mengambil kayu yang diminta Agus.

Selama warga bekerja membongkar rumah pasutri itu, polisi dan pihak kecamatan setempat menjaga lokasi pembongkaran.

Sedangkan perceraian antara Agus dan Anjar masih dalam proses persidangan di pengadilan agama Ponorogo. (Uli)