Pasangan Pengantin Kenakan APD Saat Pernikahan, Terungkap Fakta Memilukan Dibalikny

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Rabu, 9 Desember 2020
loading...

Indolinear.com, India – Selama pandemi Covid-19, banyak orang terpaksa menunda acara penting  seperti pernikahan.

Namun  pasangan ini tidak membiarkan pandemi menghalangi pernikahan mereka.

Melansir dari Tribunnews.com (08/12/2020), bahkan setelah pengantin wanita dinyatakan positif Covid-19, mereka tetap menggelar pesta pernikahan.

Mereka berusaha tidak menularkan virus.

Pasangan di India utara memutuskan untuk melanjutkan pernikahan mereka di distrik Baran negara bagian Rajasthan pada hari Minggu (6 Desember).

Padahal saat itu pengantin wanita dinyatakan positif Covid-19.

Mereka menggelar pesta pernikahan di pusat perawatan Covid-19.

Pasangan itu mengenakan pakaian pelindung untuk upacara tersebut.

Sebuah video upacara yang viral di media sosial menunjukkan pasangan itu, pendeta dan tiga kerabat dekat mengenakan alat pelindung diri (APD) saat pasangan itu mengucapkan sumpah selama upacara tradisional Hindu.

Turut hadir dalam acara tersebut tiga pejabat daerah untuk memastikan semuanya dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) termasuk jarak fisik, lapor SCMP.

Sebelum upacara, kekacauan terjadi ketika tim kesehatan menerima hasil Covid-19 pada menit terakhir.

Mereka ergegas menghentikan pengantin wanita dan keluarganya untuk pergi tempat pernikahan.

Keluarga tersebut kemudian diminta untuk melapor ke pusat Covid-19.

“Keluarga sangat dilema, tetapi bersikeras bahwa, menurut adat istiadat, mereka harus melanjutkan pernikahan karena beberapa ritual awal dilakukan,

“Menghormati permintaan orangtua, pihak administrasi memberikan persetujuan untuk pernikahan di pusat dengan semua pemeriksaan yang diperlukan, ”kata pejabat kesehatan setempat Sheikh Arif, yang mengawasi pernikahan tersebut.

Di pusat Covid-19, otoritas kesehatan menyediakan APD untuk pasangan dan kerabat mereka dan juga memasang kanopi kecil untuk upacara tersebut.

“Kami benar-benar tegang tetapi berhasil melakukan pernikahan yang tidak biasa ini di saat Covid.

“Pengantin wanita dan ibunya, yang juga dinyatakan positif, sekarang dikarantina di pusat tersebut.

“Kami akan melakukan tes lanjutan dan baru setelah dia [pengantin wanita] mendapat laporan Covid-19 negatif, kami akan membebaskannya dan dia bisa pergi ke tempat suaminya, ”kata Arif. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: