Para Produsen Otomotif Perang Kemampuan Pengisian Baterai Mobil Listrik

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Rabu, 3 November 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Selain menghadirkan line up mobil listrik, para produsen otomotif tersebut juga turut memberikan layanan berupa pengisian baterai untuk kendaraan mereka.

Dalam hal ini, penyediaan stasiun pengisian baterai kendaraan listrik, menjadi salah satu sarana yang harus dihadirkan untuk memberikan kenyamanan kepada pemilik kendaraan ramah lingkungan tersebut.

Di China, beberapa produsen otomotif tersebut tidak hanya berperang melalui fitur yang disematkan pada jagoan mereka. Tetapi, para pembuat mobil tersebut juga ikut ‘berperang’ untuk menghadirkan kenyamanan kepada konsumen saat mengisi kendaraan listrik mereka.

Sebelumnya, GAC, sebagai salah satu pemain mobil listrik di China sudah menghadirkan stasiun pengisian baterai kendaraan listrik supercharger dengan kapasitas 480 kW. Spesifikasi tersebut, dikabarkan mampu mengisi baterai mobil listrik dari 0-80 persen hanya dengan waktu 8 menit.

Tesla sebagai pemain penting di industri ini juga tidak mau kalah. Mereka sudah meluncurkan stasiun pengisian baterai kendaraan listrik supercharger di beberapa titik di China dengan kapasitas 250 kW.

Sementara itu, pemain baru lainnya yakni Xpeng, juga dikabarkan akan menghadirkan fasilitas pengisian kendaraan listrik dengan teknologi yang lebih mumpuni, dilansir dari Liputan6.com (01/11/2021).

Stasiun Pengisian Mobil Listrik Xpeng Hadir dengan Kemampuan Mumpuni

Ketua dan CEO Xpeng Automobile, He Xiaopeng, mengatakan segmen elektrifikasi akan menjadi salah satu fokus perusahaannya untuk terus bereksplorasi.

“Elektrifikasi dan kecerdasan semakin cepat, dan Xpeng akan terus mengeksplorasi kemungkinan baru untuk perjalanan di masa depan. Mobil Xpeng juga akan dimulai dari empat dimensi super energy supplement, intelligent driving, intelligent robot horse, dan flying car,” jelas Xiaopeng.

Mengenai kemampuan stasiun pengisian kendaraan listrik Xpeng, komponen tersebut dibekali dengan tegangan tinggi 800V pertama yang diproduksi secara massal di China.

Dengan kekuatan tersebut, jika konsumen mengecas kendaraan mereka selama 5 menit di sana, akan memberikan daya tahan hingga 200 kilometer. (Uli)