Para Dokter Di AS Dibuat Bingung Wabah Hepatitis Akut Misterius Pada Anak-anak

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Sabtu, 7 Mei 2022

Indolinear.com, Alabama – Sejak musim gugur yang lalu, para dokter di Rumah Sakit Anak Alabama, Amerika Serikat (AS) telah bergulat dengan sebuah misteri.

Dari periode Oktober 2021 hingga Februari tahun ini, 9 anak yang berusia diantaranya 20 bulan hingga 5 tahun 9 bulan telah dibawa ke rumah sakit di Alabama karena menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan.

Semua anak itu mengalami kasus hepatitis akut yang tidak dapat dijelaskan penyebabnya, penyakit ini juga dikenal sebagai peradangan hati.

Seperti yang baru-baru ini dilaporkan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS.

Dikutip dari Tribunnews.com (06/05/2022), lembaga kesehatan itu mencatat bahwa semua pasien tersebut telah dites negatif untuk virus hepatitis A, B dan C, serta dites negatif pula untuk virus corona (Covid-19).

CDC AS kemudian melakukan tes positif untuk adenovirus yang biasanya tidak hanya menyebabkan gejala pernafasan, namun juga masalah usus.

Adenovirus merupakan keluarga umum dari setidaknya 50 virus yang berbeda, termasuk flu biasa.

Sebanyak 7 dari 9 pasien anak menderita muntah atau diare sebelum masuk ke rumah sakit.

Sedangkan 5 dari 9 pasien itu dinyatakan positif adenovirus 41, salah satu tipe yang diketahui mempengaruhi usus.

Kendati demikian, tidak ada satu pun dari anak-anak itu yang mengalami gangguan kekebalan, tidak ada yang menderita penyakit lain yang diketahui, dan semuanya berasal dari berbagai negara bagian AS.

Ini tentu saja mengesampingkan dugaan infeksi lokal dari beberapa tipe Adenovirus.

Dalam 3 kasus dari 9 pasien itu, hepatitis menjadi sangat parah sehingga anak-anak menderita gagal hati, 2 anak pun akhirnya membutuhkan transplantasi (cangkok) hati.

Sejak saat itu, 9 anak tersebut telah dinyatakan sembuh atau sedang dalam masa pemulihan, namun penyebab penyakit mereka hingga kini masih belum diketahui.

Alabama bukan satu-satunya wilayah yang mengalami kasus misterius ini, karena pada April 2022, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa setidaknya 169 kasus hepatitis misterius serupa telah muncul di 9 negara di Eropa dan juga di Israel.

Kasus ini terjadi diantara anak-anak berusia satu bulan hingga 16 tahun.

Sejauh ini, secara global, satu kematian telah dilaporkan dan 17 anak memerlukan transplantasi hati.

Setidaknya 74 anak telah dites positif adenovirus, dan 18 didiagnosis dengan tipe 41.

“Kasus hepatitis pediatrik telah dikaitkan dengan adenovirus 41 pada anak-anak di masa lalu, namun hanya pada mereka yang kekebalannya terganggu, yang tidak terjadi pada anak-anak dalam kelompok sampel global,” kata WHO.

Setelah WHO mengeluarkan laporannya pada akhir April lalu, negara bagian lainnya di AS seperti Wisconsin, North Carolina, dan Illinois juga melaporkan 9 kasus tambahan secara kolektif, dengan satu kematian tercatat di Wisconsin dan satu transplantasi hati di Illinois.

Namun kasus-kasus ini tidak disebutkan dalam laporan CDC AS baru-baru ini. (Uli)

loading...