Pandemi Melanda, East Ventures Langsung Memanggil Startup Binaannya

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Rabu, 9 September 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – East Ventures, perusahaan modal ventura yang paling aktif melakukan investasi awal untuk startup, langsung bergerak cepat mengevaluasi portfolio asuhannya saat pandemi Covid-19 melanda.

Menurut Devina Halim, Vice President of Investment East Ventures, terdapat sebanyak 160 startup yang menjadi asuhan dari perusahaannya.

Saat pandemi berlangsung, semua dilihat kembali, khususnya dari sisi mindset para pendirinya. Kata Devina, mindset para pendiri startup sangat penting untuk melihat optimisme mereka menghadapi pandemi yang dipastikan akan berlangsung lama.

“Jadi, ada startup yang very badly impacted kaya sektor ritel dan travel. Ada slightly impacted, lalu very positively impacted kaya e-commerce, edtech, logistik, dan ada juga yang unique, yang dia itu emerge muncul karena kondisi pasar,” tutur Devina. Dilansir dari Merdeka.com (08/09/2020)

Dilanjutkannya, pada Juni lalu itu merupakan waktu peak-nya. Perusahaannya mulai melakukan round call ke 160 startup. Tujuan untuk mengetahui mindset para founder, lalu seberapa banyak cash yang mereka punya.

“Kita harus tahu posisi financial mereka, termasuk cost cutting strategy,” ujar Devina, dalam webinar Forum Wartawan Teknologi (Forwat) bertema ‘Startup Indonesia di Tengah Pandemi’.

Dari langkah-langkah tersebut maka akan diketahui strategi yang dijalankan berikutnya, yakni mengeluarkan keputusan untuk meng-cut pengeluaran yang tak penting dan fokus pada layanan andalan.

Maka itu, ada mata anggaran yang dapat dipotong atau dipangkas untuk memperpanjang “runway” dari startup tersebut, misalnya anggaran marketing dan riset dan pengembangan produk atau layanan yang tidak terlalu relevan dengan kondisi terkini.

“Bisa juga cut salary mulai dari top level management sampai level bawah,” ujar Devina. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: