Pandemi Covid-19, Petugas Kebersihan di Kota Tangerang Tetap Bekerja

FOTO: rahmat/indolinear.com
Minggu, 22 Maret 2020
KONTEN MILIK PIHAK KETIGA. BERISI PRODUK BARANG, KESEHATAN DAN BERAGAM OBAT REPRODUKSI. MARI JADI PENGGUNA INTERNET SEHAT DAN CERDAS DENGAN MEMILAH INFORMASI SESUAI KATEGORI, USIA DAN KEPERLUAN.
loading...

Indolinear.com, Kota Tangerang – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang memastikan tidak akan terjadi penumpukan sampah secara berlebihan di tempat pembuangan sementara selama status Kejadian Luar Biasa (KLB) Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Sebab, petugas kebersihan tetap bekerja.

“Terkait penanganan sampah, kita masih melakukan rutinitas seperti biasa,” kata Kepala DLH Kota Tangerang Dedi Suhada, Minggu (22/3/2020).

Dedi menyebut, seluruh petugas kebersihan sudah diberikan sosialisasi terkait upaya-upaya pencegahan penyebaran Covid-19, seperti menggunakan alat pelindung diri (APD) saat bekerja. Tidak hanya itu, petugas kebersihan diimbau untuk melakukan isolasi sosial alias social distancing lantaran Covid-19 telah menjadi pandemi global.

Selain tetap melakukan rutinitas seperti biasa, DLH Kota Tangerang melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah tempat, termasuk permukiman penduduk. Namun demikian, Dedi mengakui penyemprotan bahan kimia untuk mencegah terjadi infeksi oleh kuman tersebut juga dilakukan beberapa organisasi perangkat daerah lainnya di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang.

“Posisi saat ini, kami baru saja selesai melakukan penyemprotan disinfektan di kompleks Bumi Mas Raya dan Setneg. Bukan DLH saja tapi juga OPD lain, seperti Disbudpar, BPBD, Dinas PUPR, masing-masing di lokasi berbeda,” ucap dia.

Sekadar diketahui, belum lama ini Pemerintah Kota Tangerang mulai menerapkan sistem bekerja dari rumah (work from home) bagi sebagian pegawai. Hal itu sebagaimana Surat Edaran Wali Kota Tangerang Nomor 443/1097-Bag.Huk/2020 tertanggal 17 Maret 2020. Tetapi, tidak semua PNS bisa bekerja dari rumah.

“Nanti akan diatur oleh masing-masing OPD, karena mereka bukan libur tapi bekerja di rumah,” kata Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah.

Bekerja dari rumah diprioritaskan bagi PNS yang punya gejala sakit, ibu hamil dan menyusui, memiliki anak usia sekolah, serta punya riwayat bepergian ke luar negeri.

Selain kebijakan work from home bagi sebagian pegawai, Pemerintah Kota Tangerang gencar melakukan penyemprotan disinfektan guna menekan penyebaran Covid-19. Mulai dari ruang publik, perkantoran, sekolah, tempat ibadah, hingga ruas jalan.

“Bukan hanya pengamanan saat penyemprotan, para petugas dituntut untuk menyosialisasikan apa saja yang harus dilakukan warga seperti menyediakan hand sanitizer dan cairan disinfektan yang dibuat secara mandiri dengan bahan alami,” pungkas Arief.(srh)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: