Pandemi Corona, Penjualan BMW Justru Naik Pada Kuartal Pertama 2020

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Jumat, 24 April 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Dampak pandemi virus Corona Covid-19 yang terjadi di Indonesia memiliki dampak yang cukup luas, terutama bagi penjualan kendaraan. Namun, di tengah kondisi yang cukup sulit ini, penjualan salah satu pabrikan mobil mewah di Tanah Air, BMW justru mengalami peningkatan.

Dijelaskan Director of Communications BMW Group Indonesia, Jodie O’tania, untuk target secara global sendiri ada revisi. Pasalnya, pabrik BMW di Jerman tutup sementara karena wabah Covid-19 ini.

“Namun bicara penjualan, sampai kuartal pertama BMW masih memimpin, dengan kenaikan 16 persen (tanpa menyebutkan detail angkanya) dibanding periode sama tahun lalu. Penjualan paling tinggi, tetap seri 3. Kalau ditambah MINI, year to date Maret meningkat 36 persen,” ujar Jodie saat teleconfrence bersama media, dilansir dari Liputan6.com (22/04/2020).

Meskipun optimis, ia menegaskan jika ke depannya memang tidak bisa berjualan seagresif sebelumnya.Tapi, BMW juga akan memilih alternatif penjualan lain, seperti menambahkan model baru dan berjualan secara online, seperti bekerjasama dengan Tokopedia.

“Cara lain juga memberikan pelayanan baru untuk mempermudah pelanggan. BMW masih optimis, terutama untuk kendaraan yang niche (segmen kecil),” tegasnya.

Market Membaik            

Sementara itu, Vice President of Sales BMW Indonesia, Bayu Riyanto mengatakan, penurunan penjualan pastinya akan terjadi di Indonesia. Namun, dari referensi, banyak masyarakat yang lebih banyak ingin membeli mobil setelah pandemi berakhir.

“Menurut saya, dari kacamata sales, pasti ada penurunan karena kondisi ini sudah ada di negara lain, tentu saja kami berharap yang terbaik. Contohnya kita lihat dari market lain, setelah lockdown, mereka membanjiri showroom untuk membeli kendaraan,” pungkasnya. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: