Operasi Zebra PJR Bitung Menindak Ribuan Pelanggar Lalu Lintas

kabar6com/indolinear.com
Senin, 13 November 2017
loading...

Indolinear.com, Kab. Tangerang – Dalam pelaksanaan Operasi Zabra yang dimulai pada 1 November 2017 lalu, petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Bitung sudah melakukan tindakan lebih dari 1.000 pelanggar yang melintas di Jalan Tol Jakarta-Merak.

“Jika dilihat dari grafik sebelum dilakukan pelaksanaan Operasi Zebra dan setelah pelaksanaan terlihat pengguna jalan tol banyak melakukan pelanggaran. Kebanyakan dilakukan oleh sopir truk, bahkan dalam sembilan hari sedikitnya sudah ada 1.130 pelanggar yang kami lakukan tindakan,” kata Kepala Induk Korlantas PJR Bitung Kompol Soemiran, Jumat (10/11/2017).

Soemiran mengatakan seminggu sebelum dilakukan Operasi Zebra, jumlah pelanggar di jalan tol tidak mencapai angka 1.000, kemudian setelah berjalan Operasi Zebra banyak pelanggaran yang dilakukan oleh pengguna jalan tol.

“Kebanyakan pelanggaran yang dilakukan adalah parkir di bahu jalan serta mendahului dari sebelah kiri, dan tercatat 704 pelanggar,″ kata Soemiran.

Kemudian untuk wilayah yang sering terjadi pelanggaran adalah di Kilometer 10-14 dan kebanyakan pelanggaran yang dilakukan adalah parkir di bahu jalan. Kemudian untuk pelanggaran mendahului dari sebelah kiri pada lajur 3 yaitu sering terjadi di Kilometer 21-26 Bitung.

Untuk menekan angka kecelakaan serta kurangnya pelanggaran yang dilakukan oleh pengguna jalan tol, Soemiran mengimbau agar pengemudi harus bisa mematuhi peraturan lalulintas. Karena biasanya kecelakaan terjadi akibat adanya pelanggaran yang dilakukan. Tidak hanya itu, larangan parkir dibahu jalan juga harus dilaksanakan.

“Kebanyakan yang melanggar memang para sopir truk dengan alasan mereka mengantuk. Padahal parkir di bahu jalan sangat berbahaya bagi pengguna jalan tol yang lain, karena bisa mengakibatkan kecelakaan yang fatal akibatnya. Jika mengantuk silahkan berisirahat di rest area terdekat,” tambahnya. (Uli)