ONE Championship Edition Episode 5, Ada Peserta Tersisih Lagi

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Kamis, 22 April 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Satu peserta kembali harus pulang pada The Apprentice: ONE Championship Edition episode kelima.

Program The Apprentice: ONE Championship Edition adalah acara televisi realitas (reality show) yang berisi persaingan melibatkan bisnis dan tantangan fisik.

Di Indonesia, The Apprentice ONE Championship Edition dapat disaksikan di Kompas TV setiap hari Senin pukul 22.00 WIB.

Kini, pada episode kelima, Senin (19/4/2021), wakil dari Singapura, Joy Koh, mesti menerima kenyataan tersisih.

Joy Koh menyusul lima kandidat sebelumnya yang telah gugur, yakni Roman Wilson (Amerika Serikat), Alvin Ang (Singapura), Lara Pearl Alvarez (Filipina), Teirra Kamolvattanavith (Thailand), dan Sho Takei (Jepang).

Sementara itu, wakil Indonesia, Paulina Purnomowati, masih bertahan. Total kini tinggal 10 peserta yang tersisa dari 16 peserta di awal.

Pada episode kelima ini, bintang MMA Juara Dunia ONE Heavyweight Brandon Vera bergabung dan Juara Dunia Karate Sage Northcutt memimpin kandidat yang tersisa melalui tugas fisik, dilansir dari Kompas.com (21/04/2021).

Tantangan Fisik: Balap Perahu Naga

Tim berpartisipasi dalam Lomba Perahu Naga di Sungai Kallang, Singapura, yang menguji kekuatan fisik, ketahanan mental, dan kerja sama tim para kandidat.

Tantangan itu mendorong semua orang menuju batasnya.

Northcutt menjabat sebagai kapten untuk Tim Conquest, dengan Clinton, Niraj, Jessica, dan Nazee yang mendayung, sementara Vera memimpin Tim Valor, dengan Louie, Irina, Monica, dan Eugene sebagai pendayungnya. Tim Conquest menyapu bersih seri 2-0 di balik usaha tim yang kuat.

Di sisi lain, Eugene mengecewakan Tim Valor dengan berhenti beberapa kali untuk beristirahat dalam cuaca yang panas.

Tantangan Bisnis: Ciptakan Konsep Produk Hybrid

Untuk tantangan bisnis minggu ini, para kandidat dibawa ke Bandara Jewel Changi. Mereka ditugaskan untuk menggabungkan dua merek ritel, The Shirt Bar dan Bengawan Solo, dan meluncurkan produk kolaboratif. Sebelum tantangan dimulai, Paulina dipindahkan ke Tim Valor.

Dengan pengalamannya yang mendalam di bidang ritel, Monica dari Tim Valor maju sebagai Manajer Proyek. Tim Conquest akhirnya menetapkan Joy sebagai Manajer Proyek.

Tim tersebut menciptakan “The Heritage Collection,” lini produk hibrida yang terdiri dari buku meja, aplikasi ponsel, dan pakaian dapur.

Bergabung dengan CEO ONE Championship, Chatri Sityodtong, dan Niharika dalam fase pitching adalah juri tamu khusus Ankiti Bose, CEO Zilingo dan pengusaha wanita sukses di India, yang pada usia 23 tahun membangun perusahaan e-commerce global bernilai miliaran dollar.

Chatri terkesan dengan konsep Tim Conquest, tetapi Bose merasa tidak ada integrasi yang cukup antara kedua merek tersebut.

Chatri pun menyebut produk Tim Valor “luar biasa”, tetapi dia terkejut dengan pelaksanaan konsep tersebut, dengan alasan kemasan yang murah dan kurangnya keunggulan.

Usai presentasi, kedua tim menuju ke ruang rapat. Konsep desain Tim Valor yang lebih cair dan kekompakan grup secara keseluruhan membawa mereka pada kemenangan. Chatri memuji rencana peluncuran Paulina yang kuat.

Konsep produk Tim Conquest meleset dari sasaran. Konflik internal mereka yang semakin meningkat dikedepankan. Hingga akhirnya, Chatri dan tim juri memutuskan Joy Koh harus pulang. (Uli)