ONE Championship, Demetrious Johnson Tak Sabar Menghadapi Adriano Moraes

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Jumat, 9 April 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – ONE Championship kembali tayang di televisi Amerika Serikat dan mengawali serial gelaran pertama bertajuk ONE on TNT.

ONE on TNT dimulai dengan jilid pertama yang berlangsung di Singapore Indoor Stadium, Rabu (7/4/2021) waktu Amerika Serikat atau Kamis (8/4/2021) pagi  WIB.

Di laga utama akan tersaji pertarungan juara dunia ONE Flyweight, Adriano Moraes, melawan juara ONE Flyweight World Grand Prix dan juara dunia 12 kali UFC, Demetrious Johnson. Pada pertarungan tersebut, Adriano Moraes akan berupaya untuk mempertahankan gelarnya.

Adriano Moraes memiliki sembilan kemenangan dalam divisi flyweight. Enam di antaranya diraih Moraes dalam perebuan gelar juara dunia. Demetrious Johnson pun mengakui kehebatan Adriano Moraes dan sangat menantikan duel dengan sang lawan.

“Saya sangat menantikan pertarungan melawan Adriano Moraes,” kata Demetrious Johnson dalam konferensi pers yang disiarkan langsung di YouTube ONE Championship, dilansir dari Tribunnews.com (08/04/2021).

“Dia adalah juara yang hebat dan saya menyadari ia akan memberikan saya perlawanan yang sulit,” ucapnya.

“Saya sangat menghormati semua lawan yang saya hadapi. Mereka semua berada di level yang tinggi,” katanya.

“Untuk saya, saya harus menghadapi pertarungan ini dengan langkah yang tepat dan memberikan tekanan,” ujar petarung yang akrab disapa DJ ini.

Selain duel antara Adriano Moraes dan Demetrious Johnson, main card ONE on TNT I juga menyajikan dua pertarungan lagi. Dua pertarungan tersebut melibatkan Eddie Alvarez vs Iuri Lapicus di kelas lightweight dan Rodtang Jitmuangnon vs Danial Williams di divisi catchweight.

Iuri Lapicus berambisi menaklukkan Eddie Alvarez yang merupakan peraih gelar juara dunia kelas ringan di ajang Bellator dan UFC.

Luri Lapicus sempat bertarung dalam perebutan gelar juara dunia melawan penguasa divisi, Christian Lee, pada Oktober tahun lalu. Meski sempat memberikan perlawanan kepada Christian Lee, pada akhirnya Iuri Lapicus harus rela menyelesaikan duel dengan kekalahan.

Ia pun tak ingin mengalami hal serupa saat melawan Eddie Alvarez. Lapicus ingin mengemas kemenangan agar mendekatkan langkahnya menuju gelar juara dunia ONE Lightweight.

“Saya pikir saya bisa melakukannya karena saya muda dan memiliki rasa lapar. Saya ingin mendapatkan kesempatan kedua untuk meraih gelar,” kata Lapicus.

Laga pendukung lainnya di main card ONE on TNT I adalah duel antara Rodtang Jitmuangnon vs Danial Williams di divisi catchweight. Dibandingkan Rodtang Jitmuangnon, Danial Williams tak diunggulkan dalam pertarungan ini.

Meski demikian, Williams enggan memikirkan hal tersebut dan memilih fokus tampil sebaik mungkin demi mengalahkan sang lawan.

“Saya tidak diunggulkan dan saya di sini untuk menuliskan kisah saya,” kata Danial Williams.

“Rodtang adalah petarung hebat, saya menghormatinya. Tanpa Rodtang tidak akan ada Mini T (sebutan Danial Williams), tetapi tanpa Mini T akan selalu ada Rodtang,” katanya.

“Dia adalah juara dunia ONE Flyweight Muay Thai. Perbedaan kami terletak pada mentalitas dan kepercayaan yang saya miliki bahwa saya bisa menciptakan cerita saya di sini,” tutur Danial Williams. (Uli)