Olimpiade Tokyo, Penyelenggara Menyiapkan Aturan Kehadiran Penonton Lokal

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Selasa, 15 Juni 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Hingga 40 hari jelang pembukaan Olimpiade Tokyo pada 23 Juli 2021, penyelenggara mulai menyiapkan aturan kehadiran penonton lokal langsung.

“Kami menyiapkan aturan bagi calon penonton lokal,” kata petugas layanan kepanitiaan Tokyo 2020 Hidemasa Nakamura, dilansir dari Kompas.Com (14/06/2021).

Nakamura mengatakan bahwa kebijakan ini memang berkaitan dengan pencegahan pandemi Covid-19 yang masih melanda Jepang.

Jepang dan Komite Olimpiade Internasional (IOC), pada akhir Maret 2021, memang sudah memutuskan melarang kehadiran penonton mancanegara.

Dalam catatan penyelenggara, nantinya akan ada 225.000 penonton lokal per hari di Tokyo.

“Syaratnya, para penonton yang juga pemegang tiket pertandingan ini hadir menyaksikan laga-laga,” ujar Nakamura.

Angka 225.000 penonton per hari, kata Nakamura, adalah hitungan 42 persen dari kapasitas total stadion.

Sementara itu, tiket-tiket yang sudah terjual adalah tiket-tiket untuk pertandingan di Tokyo, Chiba, Saitama, dan Kanagawa.

Tiga prefektur selain Tokyo itu letaknya bertetangga dengan ibu kota Jepang tersebut.

“Sebanyak 70 persen tiket laga itu memang mengambil tempat pertandingan di keempat lokasi yang tadi saya sebutkan,” kata Hidemasa Nakamura.

Jepang tengah memerangi gelombang keempat pandemi Covid-19 sejak delapan minggu tatkala gaung pelaksanaan Olimpiade dan Paralimpik Tokyo 2020 mengemuka.

Kini 10 prefektur di Jepang, termasuk Tokyo berstatus darurat hingga 20 Juni 2021.

Sementara itu, program vaksinasi di Jepang berjalan lambat.

Pemerintah Jepang dalam data terkininya menyebut baru sekitar 3 persen dari 128 juta penduduk yang sudah mendapat suntikan vaksinasi.

Tercatat ada 74.000 kasus Covid-19 dengan angka kematian hingga 13.000 orang.

Jepang, sekarang, memulai vaksinasi bagi atletnya yang ikut ambil bagian dalam Olimpiade dan Paralimpik Tokyo pada Selasa (1/6/2021). (Uli)