Olimpiade Tokyo 2020, Perolehan Medali Indonesia Meningkat Dari Tahun 2016

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Rabu, 4 Agustus 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Perolehan medali kontingen Indonesia pada Olimpiade Tokyo 2020 meningkat dua keping dari edisi Rio 2016.

Kontingen Indonesia dipastikan mendapatkan total lima medali dari Olimpiade Tokyo 2020 pada Senin (2/8/2021).

Rincian dari perolehan medali kontingen Indonesia dari Olimpiade Tokyo 2020 adalah satu emas, satu perak, dan tiga perunggu.

Medali emas kontingen Indonesia tahun ini dipersembahkan oleh Greysia Polii/Apriyani Rahayu dari cabor bulu tangkis nomor ganda putri.

Lagu “Indonesia Raya” akhirnya bergema di Tokyo tepat setelah Greysia/Apriyani menumbangkan unggulan kedua asal China, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan, pada partai final, dilansir dari Kompas.com (03/08/2021).

Greysia/Apriyani tampil sangat solid dan berhasil mengalahkan Chen/Jia dua gim langsung atau straight game dengan skor 21-19 dan 21-15.

Keberhasilan Greysia/Apriyani mengalahkan Chen/Jia membuat kontingen Indonesia dipastikan membawa pulang medali emas dari Olimpiade Tokyo 2020.

Beberapa jam setelah Greysia/Apriyani meraih medali emas, bendera Merah Putih kembali berkibar di podium Olimpiade Tokyo 2020.

Hal itu tidak lepas dari keberhasilan Anthony Sinisuka Ginting merebut medali perunggu cabor bulu tangkis nomor tunggal putra.

Anthony Ginting berhasil meraih medali perunggu seusai mengalahkan wakil Guatemala, Kevin Cordon, dua gim langsung dengan skor 21-11 dan 21-13.

Dengan demikian, Anthony Ginting menjadi atlet ketiga Indonesia yang berhasil membawa pulang medali perunggu dari Olimpiade Tokyo 2020.

Anthony Ginting mengikuti jejak dua lifter muda Indonesia, yakni Windy Cantika Aisah dan Rahmat Erwin Abdullah.

Windy Cantika Aisah yang kini masih berusia 19 tahun sukses merebut medali perunggu ketika turun di kelas 49 kg putri.

Di sisi lain, Rahmat Erwin Abdullah juga berhasil meraih medali perunggu setelah menempati peringkat ketiga di kelas 73 kg putra.

Terdapat satu kesamaan dari pencapaian Anthony Ginting, Windy Cantika Aisah, dan Rahmat Erwin Abdullah di Olimpiade Tokyo 2020.

Satu kesamaan itu adalah mereka bertiga berhasil meraih medali meskipun berstatus debutan pada Olimpiade Tokyo 2020.

Adapun satu-satunya medali perak kontingen Indonesia dari Olimpiade Tokyo 2020 dipersembahkan oleh Eko Yuli Irawan.

Lifter veteran berusia 32 tahun itu sukses meraih medali perunggu setelah berhasil menempati peringkat kedua di kelas 61 kg putra.

Meski belum berhasil meraih medali emas, Eko Yuli Irawan tetap mengukir sejarah berkat kesuksesan mendapatkan perak dari Olimpiade Tokyo 2020.

Eko Yuli Irawan kini menjadi atlet Indonesia dengan koleksi medali terbanyak dalam sejarah Olimpiade.

Secara keseluruhan, Eko Yuli Irawan sudah mengoleksi total empat medali Olimpiade sejak melakukan debut di ajang empat tahunan itu pada 2008.

Dengan raihan lima medali dari Tokyo, pencapaian kontingen Indonesia meningkat dari Olimpiade Rio 2016.

Pada Olimpiade Rio 2016, kontingen Indonesia tercatat sukses membawa pulang total tiga medali dengan rincian satu emas dan dua perak.

Medali emas kontingen Indonesia di Olimpiade Rio 2016 dipersembahkan oleh Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dari cabor bulu tangkis nomor ganda campuran.

Adapun dua medali perak kontingen Indonesia di Olimpiade Rio 2016 lahir dari cabor angkat besi.

Peraih medali perak Olimpiade Rio 2016 dari Indonesia adalah Eko Yuli Irawan (62 kg putra) dan Sri Wahyuni Agustiani (48 kg putri).

Dengan raihan lima medali, Indonesia kini duduk di peringkat ke-35 klasemen Olimpiade Tokyo 2020 hingga Selasa (3/8/2021) pagi WIB.

Indonesia berada di atas negara-negara Asia Tenggara lain, seperti Filipina (51), Thailand (51), dan Malaysia (75).

Adapun China sejauh ini masih kokoh di puncak klasemen Olimpiade Tokyo 2020 dengan raihan 29 emas, 17 perak, dan 16 perunggu. (Uli)