Oli Mesin Kendaraan Cepat Berkurang, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Minggu, 29 Agustus 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Pemilik kendaraan, baik motor atau mobil wajib memperhatikan pelumas atau oli mesin. Pasalnya, hal tersebut berhubungan dengan performa mesin dan komponen di dalamnya agar awet ataupun tetap berfungsi dengan maksimal.

Pada dasarnya, oli wajib diganti secara rutin, dalam jangka tertentu. Contohnya seperti saat kendaraan sudah menempuh jarak 2.000 km atau pemakaian 2 bulan.

Namun terkadang, ada pemilik motor yang mengeluh, meski oli sudah sering diganti tapi tetap saja bocor dan cepat berkurang.

Kebocoran tersebut bisa saja karena beberapa faktor, dan berikut ini beberapa penyebab yang bisa membuat oli bocor seperti dikutip dari Liputan6.com (27/08/2021):

  1. Volume Oli berlebihan

Cek dinding mesin di kendaraan, biasanya terdapat informasi mengenai volume cairan pelumas atau oli tersebut.

Lewat informasi tersebut Anda bisa mengetahui ukuran yang pas volume oli yang dibutuhkan dalam mesin kendaraan. Apabila oli yang terisi melebihi batas takarannya maka bisa menyebabkannya merembes sampai keluar.

  1. Karet seal sudah rusak

Seal yang sudah rusak bisa juga menjadi penyebab oli bocor pada motor Anda. Hal ini bisa terjadi ketika seal tersebut pecah dan mengalami keretakan karena usia pakainya sudah melampaui batas.

Perlu diketahui bahwa komponen seal ini terbuat dari karet yang jika terpapar oleh panas terus menerus akan membuat teksturnya menjadi keras. Hal inilah yang kemudian menyebabkan komponen tersebut dapat retak sewaktu-waktu.

  1. Packing mesin sudah tidak baik

Faktor penyebab oli bocor lainnya bisa dipengaruhi oleh packing mesin motor yang bocor. Hal ini biasanya karena usia pakai sudah cukup lama karena usia motor yang sudah cukup lama.

Untuk itu jika kendaraan roda dua Anda dirasa sudah berusia cukup tua, segera cek kondisi berbagai macam komponen yang ada di dalamnya.

Salah satunya adalah packing mesin karena ia memiliki peran penting bagi kendaraan. (Uli)