Nishi Uggalle, Bocah 10 Tahun Yang Memiliki IQ Melebihi Einstein

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Minggu, 7 November 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Siapa yang tak mengenal Albert Einstein, jika mendengar namanya pasti teringat dengan kecerdasaan sang ilmuan. Albert Einstein adalah seorang ilmuwan fisika teoretis yang dipandang luas sebagai ilmuwan terbesar dalam abad ke-20.

Dia mengemukakan teori relativitas dan juga banyak menyumbang bagi pengembangan mekanika kuantum, mekanika statistika, dan kosmologi. Dia dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Fisika pada tahun 1921 untuk penjelasannya tentang efek fotolistrik dan “pengabdiannya bagi Fisika Teoretis”.

Hingga saat ini masih sangat jarang ditemukan orang dengan IQ sama dengan Einstein. Baru-baru ini seorang anak ajaib dengan IQ lebih tinggi dari Albert Einstein telah menjadi anggota baru dari Mensa. Suatu badan yang menguji orang-orang berbakat dalam segi IQ dari seluruh dunia.

Bocah Ajaib dengan IQ Lebih Tinggi Dari Einstein

Nishi Uggalle, bocah berusia 10 tahun asal Sri Langka adalah salah satu orang termuda di negara Inggris yang berhasil mencetak nilai IQ 162 dalam sebuah pengujian yang dilakukan oleh Mensa yang biasa melakukan tes pengujian IQ untuk anak-anak berusia lebih dari sepuluh tahun.

Ada beberapa bentuk pengujian test IQ yang dilakukan seperti diagram dan gambar serta menilai logika visual dan spasial.

Dalam tes pertama yang dilakukan Nishi berhasil mendapatkan skor 162 atau yang lebih dikenal dengan sebutan Cattel III B. Sedangkan dalam test kedua Dia mendapatkan nilai 142 dalam Budaya Skala Fare.

Dengan skor IQ 162 Dia lebih tinggi 2 point dari IQ Albert Einstein yang ber-IQ 160, seperti yang dilansir dari Liputan6.com (05/11/2021).

Nishi Uggalle sebelumnya adalah seorang siswa di Audenshaw’s Poplar Street Primary di Sekolah Wanita Withington Grils School, Inggris. Dia tinggal bersama kedua orangtuanya, Neelanga dan Shiromi yang pindah ke Manchester, Inggris dari Sri Langka pada tahun 2001 lalu.

Keluarganya Saat Bangga

Menurut ayahnya “Nishi sangat pintar dan berbakat dari kecil. Dia pandai membaca dan matematika dan saya sering memberi tantangan untuk Nichi lakukan. Sebagai orangtua, Saya ingin bakat anak saya tidak menjadi sia-sia. Namun tetap harus ada keseimbangan sejak dini.

Dia adalah gadis yang normal dan sama dengan gadis-gadis seusianya. Dia senang membaca, bersepeda, jalan-jalan, dan Kami semua sangat bangga padanya,” kata ayahnya.

Nishi yang merupakan anak tunggal dari keluarga Neelanga dan Shiromi. Nishi melakukan tes IQ pada bulan lalu dan hanya menyelesaikan 1 tahapan untuk menyelesaikan 150 pertanyaan.

Nishi berkata,” itu tidaklah mudah, tetapi itu tidaklah sulit dalam waktu yang sama. Pada tahap pertama saya banyak punya waktu untuk menyelesaikannya,”.

Ingin Menjadi Ilmuwan

Aku tidak berhasil dalam menjawab 1 atau 2 pertanyaan dalam 1 detik. Saya telah mengatakan tentang Mensa kepada teman-teman saya dan mereka semuanya bangga padaku. Cita-cita saya ingin menjadi ilmuwan dan mengerjakan hal-hal yang menarik,”. kata Nishi lebih lanjut.

Sementara Jhon Stevenage, Kepala Executive Mens di Inggris mengatakan, “Dia sangat senang dengan Nishi, Saya berharap Nishi mempergunakan keanggotannya di Mensa dengan sebaik-baiknya.

Orang yang berpikiran tinggi pastinya akan menantang dirinya sendiri. Dengan bergabung di Mensa, membuka jaringan untuk bergabung dengan lebih 100.000 orang anggota Mensa yang tersebar dari banyak negara. (Uli)