Nilai Investasi Kuartal III Tahun 2019 Tembus Rp 11.512.736, 73 juta

Nilai Investasi di Kabupaten Tangerang Terus Meningkat

FOTO: Eksklusif Diskominfo Tangsel for indolinear.com
Rabu, 11 Desember 2019
KONTEN MILIK PIHAK KETIGA. BERISI PRODUK BARANG, KESEHATAN DAN BERAGAM OBAT REPRODUKSI. MARI JADI PENGGUNA INTERNET SEHAT DAN CERDAS DENGAN MEMILAH INFORMASI SESUAI KATEGORI, USIA DAN KEPERLUAN.
loading...

 

Indolinear.com, Kabupaten Tangerang – Wilayah Kabupaten Tangerang merupakan kawasan yang memiliki potensi pengembangan investasi yang tinggi, baik dalam jangka pendek ataupun jangka panjang. Secara umum, Kabupaten Tangerang dapat dikelompokkan menjadi dua  wilayah pertumbuhan.

Di barat sebagai daerah sentra industri, perdagangan, jasa, permukiman dan pusat pemerintahan. Sedangkan di Utara sebagai kawasan pertumbuhan yang mengedepankan industri pariwisata alam dan bahari, pertanian, industri maritim, perikanan, pertambakan dan pelabuhan.

Sesuai dengan Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) serta  sejumlah wilayah pertumbuhan, maka tak pelak lagi Kabupaten Tangerang memiliki dan menawarkan sejuta potensi kepada investor.

Setiap tahunnya, investasi yang ditanam di Kabupaten Tangerang terus bertambah. Baik dari sisi jumlah maupun jenis.  Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu(DPMPTSP) Kabupaten Tangerang, ada dua kelompok usaha yang menginvestasi di Kabupaten Tangerang, yakni Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Berdasarkan data yang dirilis DPMPTSP Kabupaten Tangerang kuartal III tahun 2019, sejak tahun 2014 hingga tahun 2019, penamamn modal, baik PMA maupun PMDN, menujukkan fluktuasi. Kendati demikian, jika dirata-rata, terjadi peningkatan di sisi nilai investasi setiap tahunnya.

Tahun 2014, realisasi nilai investasi untuk PMDN Rp 1.551.782,7 juta dan untuk PMA berjumlah 269.259,3 dolar, dengan total nilai Rp 4.870.403,5 juta. Pada tahun 2015, nilai investasi dari dua jenis investor ini juga meningkat, PMDN Rp 3.401.518,4 juta, PMA 472.486,6 dolar, dengan total nilai Rp 9.958.214,9 juta. Tahun 2016 nilai investasi kembali meningkat yakni PMDN Rp 3.986.356,3 juta, PMA 560.327,5 dolar dengan total Rp 11.634.826,6 juta.

Tahun 2017, nilai investasi untuk PMDN menunjukan peningkatan dua kali lipat dari tahun sebelumnya, yakni Rp 6.413.641, 5 juta, sedangkan untuk PMA menunjukan sedikit penurunan yakni 412,661,5 dolar.

Kendati demikian, total nilai investasi, baik dari PMDM dan PMA menunjukan peningkatan sigifikan yakni Rp 12.032.440,4 juta.

Peningkatan juga terjadi pada nilai investasi tahun 2018. Untuk PMDN Rp Rp 6.988.565 juta dan PMA 774,731, 6 dolar dengan total nilai investasi Rp 17.369.967 juta. Peningkatan nilai investasi tahun 2019 juga diyakini akan terjadi. Pasalnya, pada kuartal III saja, nilai investasi untuk PMDN sudah mencapai Rp 4.868.810 juta, PMA 442.929 dolar, dengan total nilai investasi Rp 11.512.736, 73 juta.

 

Investasi yang ditanamkan ini, secara otomatis berdampak pada serapan tenaga kerja. Pada tahun 2014, tenaga kerja yang diserap mencapai 5.618 tenaga kerja, tahun 2015 menyerap 16.551 tenaga kerja, tahun 2016 menyerap 10.523  tenaga kerja, tahun 2017 menyerap 5.883 tenaga kerja, tahun 2018 menyerap 11,651 tenaga kerja dan kuartal III tahun 2019 menyerap 8.756 tenaga kerja.

 

 

Menurut data DPMPTSP tahun 2019 kuartal III, terdapat 23 sektor investasi yang ditanamkan di Kabupaten Tangerang, baik PMDM mapun PMA. Ke 23 sektor itu masing-masing Hotel dan Restoran; Industri  Mesin, Elektronik, Instrumen Kedokteran, Peralatan Listrik, Presisi, Optik dan Jam; Industri Barang dari Kulit dan Alas Kaki; Industri Karet dan Plastik; Industri Kayu; Industri Kendaraan Bermotor dan Alat Transportasi Lain; Industri Kertas dan Percetakan; Industri Kimia Dan Farmasi; Industri Lainnya; Industri Logam Dasar, Barang Logam, Bukan Mesin dan Peralatannya; Industri Makanan; Industri Mineral Non Logam; Industri Tekstil; Jasa Lainnya; Kehutanan; Konstruksi; Listrik, Gas dan Air; Perdagangan dan Reparasi; Perikanan; Pertambangan; Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran; Tanaman Pangan, Perkebunan, dan Peternakan; Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi.(ADV)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: