Nia Kurniasih Wakil Pertama Indonesia Di Miss Universe

brilionet/indolinear.com
Sabtu, 4 November 2017
loading...

Indolinear.com – Ajang Ratu Kecantikan tertua dan terpopuler dunia, Miss Universe, selalu menarik perhatian bagi banyak orang karena lewat ajang ini wanita-wanita cantik dari berbagai negara saling unjuk diri, tak hanya menyangkut kecantikan fisik tapi juga intelektual. Indonesia tak mau ketinggal untuk berpartisipasi, meskipun sepak terjang Indonesia di kompetisi ini mengalami pasang surut. Pro dan kontra mewarnai keikutsertaan Indonesia di ajang ini karena salah satu sesi, peragaan pakaian renang, dinilai tidak cocok dengan budaya ketimuran. Bahkan, Indonesia pernah 11 tahun berturut-turut kali absen, dilansir dari Brilio.net (02/11/2017).

Sejarah keikutsertaan Indonesia di Miss Universe dimulai pada 1974 ketika event ini digelar di Manila, Filipina. Ketika itu Indonesia mengirimkan wakilnya pada diri Nia Kurniasi Ardikoesoema. Uniknya, Nia berangkat tidak melalui ajang seleksi di Tanah Air. Bahkan, tidak mendapat dukungan dari pemerintah. Nia yang merupakan gadis asal Bandung ditunjuk dan diberangkatkan oleh seorang pemilik salon kecantikan Andi’s Beauty, Andi Nurhayati. Kepesertaan yang sembunyi-sembunyi ini berlangsung antara 1974-1983 karena kontroversi sesi busana renang. Selama periode itu, Indonesia tujuh kali mengirim perwakilan.

Berbeda dengan dengan sekarang di mana wakil Indonesia di Miss Universe adalah juara dari kontes Puteri Indonesia dan kepesertaannya adalah resmi diketahui dan didukung pemerintah. Tahun ini, Indonesia kembali akan mengirimkan wakilnya yakni Juara Puteri Indonesia 2017, Bunga Jelitha Ibrani. (Uli)

loading...