Ngontrak Bertahun-Tahun, Dewan Tangsel Dorong Bangun Rumah Singgah

FOTO: indolinear.com
Jumat, 18 Oktober 2019

Indolinear.com, Tangsel – Komisi II DPRD Kota Tangsel mendorong pemerintah daerah melalui Dinas Bangunan dan Dinas Sosial, membangun rumah singgah untuk menampung gelandangan, pengemis maupun orang telantar yang kerap terjaring operasi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Hal ini diutarakan Ketua Komisi II Sukarya saat ditemui di kantor DPRD, Jumat (18/10/2019).

“Dewan berharap Pemerintah melalui Dinas Bangunan dan Sosial membangun rumah singgah untuk dijadikam tempat pembinaan,” katanya.

Sukarya mengatakan, upaya itu dilakukan karena Pemkot Tangsel belum memiliki rumah singgah untuk para gelandangan, pengemis dan orang telantar. Mereka diharapkan memiliki bekal keterampilan setelah keluar dari rumah singgah itu. Menurutnya, Pemkot Tangsel melalui Dinas Bangunan dan Sosial mampu merealisasikan rumah singgah karena dari sisi anggaran sangat memadai dan pembangunan sarana itu menjadi salah satu program prioritas.

“Anggaran di Pemkot kan sudah memadai. Dari pada ngontrak dari tahun 2016 sebesar Rp.2 milliar mendingan bangun sendiri rumah singgahnya,” tegasnya.

Soal Dinsos Tangsel belum memiliki rumah singgah, sebelumnya sudah di sampaikan oleh Kadinsos Tangsel, Wahyunoto, dalam rapat Prioritas Palfond Anggaran Sementara (PPAS) dengan Komisi ll DPRD.

Dalam rapat PPAS tersebut, Wahyu mengaku telah menyampaikan beberapa alternatif kepada Komisi ll DPRD Tangsel terkait rumah singgah, salah satunya adalah eks rumah sosial milik Kementrian PUPR yang pemanfaatannya sudah di serahkan ke Pemkot Tangsel.

“Tapi kondisi rumah sosial tersebut saat ini belum sepenuhnya di lengkapi fasilitas-fasilitas pendukung, terutama untuk penderita gangguan jiwa atau orang gila,” ungkap Wahyu.

Wahyu jelaskan, sebelumnya Dinsos Tangsel juga sudah melakukan komunikasi dengan Dinas Bangunan dan Penataan Ruang (DBPR) Kota Tangsel agar mengalokasikan anggaran untuk pemeliharaan dan perbaikan rumah eks Kementrian PUPR tersebut.

“Karena kan ada beberapa bagian yang rusak. Kita sudah komunikasi dengan DBPR agar melakukan perbaikan rumah singgah itu,” tandasnya.

Mantan Sekretaris KPU ini mengatakan, terkait keinginan DPRD Tangsel untuk membuat rumah singgah ini, Dinas Sosial sudah melakukan kajian Feasibility Study (FS) saat itu.

“Karena masih dalam tahap penyusunan FS, kami belum berani memastikan seperti apa rancangan rumah singgah ini dan dimana lokasi untuk pembangunannya,” katanya.

Diketahui, Dinsos Kota Tangsel sejak beberapa tahun lalu terpaksa harus mengontrak rumah untuk menampung Gepeng maupun orang-orang terlantar akibat belum adanya rumah singgah yang di miliki Dinsos Tangsel.(ded)

INDOLINEAR.TV