Ngaku Dari Leasing, Debt Collector Gadungan Di Bekasi Bawa Kabur Motor

FOTO: wartakota.tribunnews.com/indolinear.com
Sabtu, 4 Juni 2022

Indolinear.com, Bekasi – Seorang warga Kota Bekasi, Eko Yulianto (31) menjadi korban perampasan kendaraan bermotor oleh sekelompok yang mengaku sebagai dept collector dari leasing untuk mengambil kendaraan yang mengalami tunggakan.

Kejadian ini terjadi pada Jumat (27/5)  di Jalan Raya Kalimalang, Bekasi Barat, Kota Bekasi.

Saat itu korban baru saja mengantarkan adiknya bekerja.

Setelah usai mengantarkan adik, korban berencana main ke tempat temannya.

“Terus saya nggak tau dibelakang ada yang ngikutin saya 3 motor, boncengan semua enam orang. Terus saya tanya kenapa bang, katanya motornya nunggak, lah nunggak gimana orang bulan kemarin saya bayar kok, saya gituin,” kata Eko Yulianto,dilansir dari Wartakota.tribunnews.com (03/06/2022).

Selanjutnya, sekelompok orang tersebut menghentikan laju kendaraan korban.

Mereka pun mengaku dari leasing.

Bahkan menunjukkan surat penarikan motor yang korban bawa itu.

Kendaraan itu diakui Eko memang menunggak selama dua minggu.

Meski, sempat meminta untuk diselesaikan di kantor, namun ke enam pria tersebut bersikukuh untuk membawa kendaraan yang dibawa korban.

Karena kalah jumlah, para terduga pelaku ini pun langsung mengambil paksa kunci kendaraan korban dari balik celana.

“Dia berenam saya sendiri posisi, saya tidak bisa berkutik. Tangan saya kan dipegang, kunci saya taruh kantong celana. Ya sudah, saya dipegang lah itu nggak bisa berkutik,” katanya.

Setelah kejadian itu, Eko bersama adiknya mendatangi leasing tersebut dan membawa surat yang sempat diserahkan sekelompok orang yang mengambil kendaraannya.

Hanya saja, pihak leasing mengaku tak berani mengambil kendaraan di jalan seperti itu, bahkan surat yang disampaikan ‘bodong’

Anehnya, diungkapkan oleh Eko, jika di surat itu tercatat jelas nama adiknya nomor kendaraan.

Bahkan, dalam surat itu pun juga tercantum nomor telpon,.

Namun ketika dihubungi, jika nomor tersebut bukan dari leasing kendaraan.

“Kenapa kok dia bisa tau data adik saya, sedangkan adik saya nunggak cuma 2 Minggu.Kan kata dia (bank pembiayaan) saya berani kalau sudah 6 bulan lebih (nunggak), baru kita berani turun ke lapangan dia bilang gitu orang banknya,” ujarnya

Atas kejadian tersebut pihaknya pun langsung membuat laporan ke Polsek Bekasi Kota.

Kapolsek Bekasi Kota, Kompol Shalahuddin, mengatakan jika pihaknya sudah menerima laporan tersebut, dan akan dilakukan penyelidikan.

“Ini sudah saya sudah buatan perintah penyelidikan. Hal semacam ini modus baru kalo saya baca,” kata Shalahuddin.

Berkaca dengan kejadian ini, pihaknya meminta kepada masyarakat Kota Bekasi untuk waspada.

Sebab, menurut dia, tidak ada aturan dari pihak leasing yang secara sengaja melakukan pengambilan kendaraan terhadap kreditur.

Jika pun ingin melakukan pengambilan harus melalui surat pengadilan terlebih dahulu.

“Seharusnya dia melakukan tindakan peringatan satu, dua, dan kalo itu mau ambil motor dan mobil wajib harus ada surat dari pengadilan dulu, ngak boleh dia main ambil main sita motor itu. Jadi semua leasing tidak boleh main paksa ambil. Jadi harus ada komunikasi yang bagus dengan kredisturnya,” ucapnya. (Uli)

loading...