NFT Makin Berkembang, Terobosan Bantu Karya Seniman Lokal Bisa Mendunia

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Minggu, 19 Desember 2021

Indolinear.com, Jakarta – Sekelompok anak muda Indonesia ingin membantu karya seniman lokal untuk lebih dikenal secara global (mendunia) agar tak dipandang sebelah mata.

Sadar betul dengan kondisi yang terjadi di Tanah Air, mereka berinisiatif mengelola Non-Fungible Token (NFT) dalam sebuah payung bernama Superlative Secret Society (SuperlativeSS).

CEO & Founder SuperlativeSS, Prasetyo Budiman, mengatakan Indonesia sebenarnya memiliki potensi besar dalam melahirkan karya-karya seni, bahkan diminati mancanegara.

“Kami mulai melakukan penjualan aset digital besar-besaran pada 22 September 2021. SuperlativeSS 100 persen buatan anak bangsa, founder-nya ada empat. Mulai dari artist, developer program, hingga community manager,” kata Prasetyo melalui keterangannya, dilansir dari Merdeka.com (18/12/2021).

Ia menambahkan, kebanyakan aset digital yang dipajang SuperlativeSS dipasarkan melalui platform Opensea.io yang saat ini termasuk salah satu marketplace NFT terbesar di dunia.

“Bahkan artwork yang kami jual sudah laku semua dalam waktu cepat. Itu benar-bena di luar ekspektasi,” ucap Prasetyo.

Meski baru berdiri dalam hitungan bulan, SuperlativeSS telah berkembang menjadi komunitas besar. Di platform Twitter, pengelola NFT asli Indonesia ini sudah memiliki lebih dari 36 ribu followers.

Sedangkan dalam aplikasi Discord, komunitasnya sudah memiliki 67 ribuan anggota. Sayangnya, para kolektor yang berada di komunitas NFT ini masih didominasi oleh seniman dari luar negeri.

Komitmen SuperlativeSS untuk memperluas komunitasnya dibuktikan dengan mengikuti Urban Sneaker Society 2021 yang berlangsung di JCC Senayan, Jakarta pada 2-5 Desember 2021.

Di ajang tahunan tersebut, SuperlativeSS memajang aset mereka, sekaligus mengenalkan NFT kepada para pengunjung.

“Visi SuperlativeSS sebenarnya sederhana, ingin menjadi katalis seniman-seniman di Indonesia agar lebih dikenal dan dihargai,” sambung Prasetyo.

Menariknya, aksi SuperlativeSS dalam mengenalkan karya seni anak bangsa telah dimulai beberapa waktu lalu. Sebagai contoh, SuperlativeSS akan membuka galeri NFT pertama di Indonesia yang terletak di kawasan Legian Bali, yang saat ini masih dalam tahap pembangunan.

Cara Kerja NFT

Dalam penjelasan sederhana, NFT merupakan token digital, tidak dapat dipertukarkan namun dapat diperjualbelikan.

Hal ini yang membuat NFT cocok digunakan dalam transaksi karya seni digital oleh konsumen biasa maupun kolektor atau disebut sebagai crypto art yang ditunjang oleh Ethereum sebagai platform pendukungnya.

Dalam hal ini, NFT berfungsi sebagai alat verifikasi karya digital untuk transaksi crypto art. Hal ini yang membuat karya yang diperjualbelikan diperlakukan layaknya karya seni berformat fisik.

NFT mengubah aset digital dan jenis barang koleksi lainnya menjadi satu-satunya, sehingga karya seni tersebut bisa diverifikasi keasliannya dan mudah diperdagangkan melalui blockchain.

Artinya, transaksi jual beli aset digital melalui NFT menggunakan mata uang kripto (cryptocurrency), yang pada akhirnya tetap bisa dikonversi menjadi mata uang konvensional.

Setiap karya seni hanya ada satu NFT dan hal itu ditunjukkan lewat kode identitas unik. Dengan cara kerja seperti itu, NFT bisa difungsikan sebagai penanda orisinalitas dari sebuah karya. (Uli)