Neo Study Merilis Fitur Baru, Percepat Proses Belajar Dan Kefasihan Berbahasa Inggris

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Rabu, 5 Januari 2022

Indolinear.com, Jakarta – Edutech Neo Study menyiapkan fitur baru, yakni fitur tingkat toleransi pengenalan ucapan. Fitur baru ini hadir di aplikasi neoStudy (nSA) dan neoStudy Online (nSO).

Alhasil, neo student kini dapat menyesuaikan tingkat toleransi pengenalan ucapan yang paling sesuai untuk mereka, dengan cara memilih satu dari menu pilihan tingkat kesulitan melafalkan dalam latihan pengucapan di aplikasi neo study.

Artnandia Priaji, Chief Representatif Officer Nexgen English Online Co di Indonesia, menjelaskan kami secara internal terus berbenah dan melakukan penyempurnaan dalam sisi layanan khususnya di aplikasi neo study.

“Hal ini kami lakukan agar masyarakat dan neo student di Indonesia semakin siap dalam memimpin negara-negara G20 lain dalam presidensinya kali ini, khususnya penambahan fitur yang memungkinkan pembelajar bahasa Inggris di aplikasi neo studi mampu melakukan percepatan kefasihan kemampuan berbahasa Inggrisnya,” kata Artnandia dalam rilisnya, dilansir dari Merdeka.com (04/01/2022).

Artnandia mengaku senang dengan Indonesia ditunjuk sebagai presidensi G20 pada September lalu. Hal ini membuktikan bahwa Indonesia dipandang sangat mampu untuk memimpin negara-negara G20 dalam memberikan solusi bersama di ranah internasional khususnya guna menghadapi tantangan sulit di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini.

“Fitur pertama, pembicara awal (default) – jika pelajar baru mulai belajar berbicara bahasa Inggris, kami sarankan mereka mulai dari level ini. Berbicara menggunakan bahasa Inggris yang dapat dipahami oleh penutur asli bahasa Inggris memang membutuhkan waktu dan proses, karena jika mereka berlatih neo akan mengenali pengucapan mereka lebih dan lebih setiap kali sampai mereka siap untuk pindah ke tingkat berikutnya,” jelasnya.

Yang kedua, Emerging Speaker, jika pelajar telah berlatih berbicara bahasa Inggris, mereka dapat mulai melatih pelafalan mereka pada level ini. Jika terlalu sulit, mereka dapat kembali ke menu tingkat kesulitan pembicara awal. Jika tidak, mereka dapat berlatih di level ini sampai mereka siap untuk menantang diri sendiri di level berikutnya.

Yang terakhir, level Pembicara Berpengalaman. Jika pelajar telah berlatih berbicara bahasa Inggris selama beberapa waktu dengan tujuan untuk menjadi fasih, mereka siap untuk berlatih pada tingkat ini. Peserta didik dapat mengubah level kapan saja, jika mereka merasa terlalu mudah atau terlalu sulit. Level yang dipilih disimpan di back-end, sehingga pengguna dapat bolak-balik antara nSA dan nSO serta level yang mereka pilih akan tetap sama.

Fitur-fitur ini dihadirkan agar neo student dapat terus termotivasi untuk meningkatkan kemampuan berbahasa inggris mereka setiap harinya dan menjauhkan dari rasa frustasi karena sulitnya melafalkan bahasa Inggris seperti native speaker.

“Selain itu kami juga merilis fitur lokalisasi test digital untuk test penempatan di web kami, fitur ini sangat bermanfaat bukan saja di Indonesia, tapi juga di beberapa negara Asia lain khususnya yang jarang menggunakan huruf-huruf latin dalam keseharian mereka seperti China, Thailand, dan Jepang,” tutup Artnandia.

“Kami optimistis dengan inisiatif-inisiatif yang dilakukan Indonesia sejak awal pandemi. Mulai dari inisiatif kartu prakerja hingga kini dipercaya dan ditunjuk sebagai presidensi G20. Kami yakin Indonesia mampu memberikan kontribusi terbaik untuk masyarakat internasional, bukan saja bagi masyarakat di Indonesia melalui misi pemulihan ekonomi. Kami yakin 2022 akan lebih baik,” tambah Ian Adam, Global CEO dari Nexgen English Online Co.

Nexgen English Online Co adalah bagian dari Dyned International Group Company, perusahaan Silicon Valley yang berbasis di San Jose, California, Amerika Serikat. Nexgen didedikasikan untuk menyediakan pelajar bahasa Inggris dengan konten pembelajaran yang efektif, bila dikombinasikan dengan Al lanjutan real-time, memungkinkan pelajar untuk mencapai tujuan bahasa Inggris mereka—dijamin. Didukung oleh lebih dari 30 tahun data besar dengan materi kursus yang sama, neo secara otomatis menyesuaikan konten untuk setiap pelajar dengan memastikan penguasaan konsep-konsep kunci. (Uli)