Nama Google Ternyata Lahir Gara-Gara Pendirinya Typo

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Sabtu, 14 Agustus 2021
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Google kini menjelma menjadi salah satu raksasa teknologi di dunia. Meski sudah banyak layanan pencarian serupa, kebanyakan para pengguna internet mengakses informasi melalui Google. Tak heran muncul istilah Mbah Google di Indonesia.

Tahukah kamu jika perusahaan search engine ini punya sejarah yang menarik di balik penamaannya. Nama brand Google ternyata lahir dari kesalahan ketik.

Dikutip dari Dream.co.id (12/08/2021), para pendiri Google, Larry Page dan Sergey Brin, mendirikan perusahaan search engine ini pada 1996. Semula, Google ini hendak diberi nama BackRub.

Kala itu, Larry berkantor di ruangan 360 di Gates CS Building. Dia berbagi ruangan dengan mahasiswa pascasarjana, termasuk Sean Anderson, Tamara Munzner, dan Lucas Pereira.

Kemudian, pada 1997, Larry dan teman kantornya berdiskusi tentang nama baru agar gampang diingat. Sean mengusulkan namanya diubah jadi “ googol”. Googol ini merupakan kepanjangan dari googolplex—istilah yang merujuk kepada angka yang sangat besar.

Nama Google Ditemukan Tak Sengaja

Sean pun mendaftarkan nama ini ke domain site untuk mendaftarkan domain situsnya. Siapa tahu nama “ googol” belum dipakai.

Kemudian, dia melakukan kesalahan saat mendaftarkan nama domain situs. Seharusnya ditulis googol.com, tapi yang tertulis justru google.com. Nama ini tersedia di database domain.

Apakah Larry marah? Oh, tidak. Dia justru menyukai nama Google. Pendaftaran domain situs pun dilakukan tak berselang lama setelah pencarian nama situs. Kemudian, pada tanggal 15 September 1997, Google.com lahir. (Uli)