Naksir Mitsubishi Xpander Termahal, Pilih Rockford Fosgate Black Edition Atau Ultimate?

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Selasa, 22 Juni 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Edisi khusus Mitsubishi Xpander Rockford Fosgate Black Edition menggusur status termahal varian Ultimate. Kehadiran edisi khusus ini tentu membuat calon pembeli Xpander Ultimate bimbang.

Dengan anggaran ekstra sekitar Rp 5 jutaan, Anda bisa mendapatkan varian Sport yang telah ditingkatkan potensinya. Sebagai perbandingan, Xpander Ultimate bertransmisi otomatis dilego Rp 278,9 juta sementara Rockford Fosgate Black Edition AT dipasarkan Rp 283,8 juta. Bikin dilema sebab opsi Ultimate juga punya nilai unggul tersendiri dan dibanderol lebih rendah. Sebagai catatan, harga tertera berstatus OTR Jakarta hanya saja belum termasuk diskon PPnBM.

Jadi, harus pilih siapa? Konklusinya boleh jadi Anda temukan dengan tanyakan diri sendiri beberapa pertimbangan berikut ini, dilansir dari Liputan6.com (20/06/2021)

Pilih Gaya Misterius atau Elegan?

Dari pandangan pertama boleh jadi sedikit terbaca siapa si pemenang hati. Keduanya pun boleh dibilang tidak asing di mata. Pasalnya, Ultimate telah hadir sejak lama dan edisi istimewa bertajuk serbahitam bukan sebuah langkah yang mengejutkan atau benar-benar baru pula. Tapi soal ciri khas, jelas mereka memancarkan impresi berbeda.

Lupakan soal Xpander bernuansa ‘jip’, sejatinya Ultimate datang sebagai penduduk kasta tertinggi seri MPV Xpander. Bisa langsung dilihat bagaimana ia melenggok untuk memberikan rasa berkelas. Mulai dari permainan lampu LED sebagai penerangan utama dan lampu kombinasi belakang. Belum lagi ketersediaan akses smart entry. Tata busana lantas disudahi berbagai elemen pemanis seperti defogger, shark fin antenna, ornamen kromium, hingga pelek two tone polish.

Untuk diketahui, unit Rockford Fosgate Black Edition mengambil basis di bawah Ultimate yakni tipe Sport. Diferensiasi rancangan luar pada tipe kedua termahal ini pun tidak banyak dari Ultimate. Hanya saja, tambahan nama Black Edition akan memberikan impresi berbeda dari seluruh versi Xpander.

Tema serbahitam dijelaskan secara gamblang oleh penampilan. Mayoritas pemanis yang cerah, sesuai kelir bodi, atau mengilap bak cermin dihitamkan. Meliputi ornamen grille, bezel Dynamic Shield, batok spion, lis beltline, garnis side skirt, pelek, dan kemudian disudahi emblem spesifik. Kalau dikombinasi kelir Jet Black Mica, ia terlihat seperti ‘cepu’ atau mungkin penikmat musik metal garis keras. Misterius.

Kendati begitu, pilihan warna dibuat sangat terbatas untuk jenis RF Black Edition. Hanya ditawarkan dalam dua seleksi yakni Jet Black Mica atau Quartz White Pearl. Ultimate jelas jauh lebih variatif. Sajikan opsi kelir dari Quartz White Pearl, Sterling Silver Metallic, Graphite Gray Metallic, Jet Black Mica, Red Metallic, atau Deep Bronze Metallic.

Dalam kabin, permainan warna bisa jadi pertimbangan berat. Mengusung basis Sport, interior fabric hitam tidak dilupakan oleh kontestan edisi istimewa Xpander. Hal ini justru membuatnya terasa lebih berkelas ketimbang nuansa cerah beige di Ultimate. Memang, suka atau tidak dengan visual kembali lagi ke selera masing-masing. Tapi bisa dibilang bangku hitam dapat terasa segar lebih lama sebab kotoran tak nampak langsung di permukaan. (Uli)