Nakes China Melakukan Tes Covid-19 Pada Ikan Hidup Di Pasar

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Senin, 4 April 2022
Unik | Uploader Yanti Romauli

Indolinear.com, China – Sebuah video tenaga kesehatan melakukan tes Covid-19 pada ikan hidup di pasar basah Shanghai viral di China dan para pengguna internet mempertanyakan apakah pemerintah telah bertindak terlalu jauh dalam upayanya mengalahkan wabah virus tersebut.

Dalam video tersebut, seorang tenaga kesehatan memasukkan alat swab ke mulut seekor ikan hidup untuk tes Covid-19.

“Tolong jangan biarkan dia lepas,” kata tenaga kesehatan yang memakai APD tersebut kepada penjual ikan yang memegang hewan tersebut.

“Jangan khawatir, ia tidak akan mengigigitmu,” kata penjual ikan itu seraya tertawa, dikutip dari The Insider, dilansir dari Merdeka.com (03/04/2022).

Video itu ditayangkan Changsha Broadcasting Station dan telah ditonton lebih dari 2,3 juta kali di platform streaming Haokan. Sejak saat itu video tersebut beredar di sejumlah platform media sosial China, termasuk Weibo.

“Dan apa yang akan mereka lakukan jika hasil tesnya positif? Akankah ia akan dikarantina?” komentar seorang pengguna Haokan.

Pengguna lain menyebut tindakan itu “lelucon” dan “buang-buang tenaga.”

Melakukan tes Covid pada ikan hidup mungkin tidak terlalu mengejutkan di China, mengingat bagaimana pemerintah berupaya mengaitkan kasus virus corona mulai dari surat sampai makanan beku. Pada November tahun lalu, kota Dalian menghentikan perdagangan makanan beku di tengah wabah Covid, dan awal bulan ini, Pos China mengatakan akan melakukan tes terhadap semua surat yang datang dari luar negeri sebelum diantarkan. Menurut Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC), tidak ada bukti bahwa infeksi bisa ditularkan melalui kedua hal itu.

Tes Covid pada ikan ini dilakukan ketika Shanghai mengalami lonjakan kasus infeksi virus corona dalam beberapa pekan terakhir. Pada Kamis, Shanghai mencatat 4.144 kasus tanpa gejala dan 358 kasus bergejala, menurut Komisi Kesehatan Pemerintah Kota Shanghai. (Uli)

loading...