Multipolar Technology Memasarkan Solusi Pemaksimal Kinerja Aplikasi IBM Turbonomic

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Senin, 18 Juli 2022

Indolinear.com, Jakarta – Era digital menuntut perusahaan untuk beroperasi serba cepat dan praktis dengan memanfaatkan berbagai aplikasi bisnis yang mampu mendorong kinerja dan layanan bagi pelanggan.

Di sisi lain, pemanfaatan aplikasi ini juga harus ditunjang pengelolaan baik agar dapat memberi manfaat dan kinerja optimal dalam mendukung operasional bisnis.

Tim teknologi informasi (TI) perusahaan harus mampu memastikan aplikasi-aplikasi yang digunakan mendapat resources yang dibutuhkan, mengidentifikasi kapan dan berapa banyak resources yang harus digunakan, serta melakukan perencanaan akurat dalam melakukan perubahan kapasitas.

Lebih dari itu, tim TI perusahaan juga harus mampu melakukan simulasi perubahan kapasitas yang aman sebelum menerapkan perubahan. Yang tidak kalah penting, sanggup menanggapi dengan cepat isu kinerja yang timbul dengan mengidentifikasi sumber masalah dan menanganinya dengan tepat.

Tugas-tugas seperti itu tentu sulit dilakukan tanpa dukungan solusi tepat. PT Multipolar Technology Tbk, anak usaha PT Multipolar Tbk yang berperan sebagai mitra pengembangan otomasi TI korporasi, merekomendasikan solusi IBM Turbonomic. Tujuannya, membantu pengelolaan resources yang dibutuhkan agar aplikasi mempertahankan kinerjanya secara optimal.

Jip Ivan Sutanto, Director Enterprise Application Services Business Multipolar Technology, mengatakan sebagai solusi Application Resources Management (ARM), Turbonomic mampu secara otomatis mengelola dan menjamin resources yang dibutuhkan berbagai aplikasi perusahaan untuk dapat terus bekerja optimal.

“Turbonomic dapat memastikan kesesuaian resources yang dibutuhkan aplikasi secara otomatis baik aplikasi yang berjalan di on-premise maupun public cloud,” ujar Jip dalam seminar “Automating IT Operations to Assure Application Performance and Optimization di Jakarta, dilansir dari Merdeka.com (17/07/2022).

Solusi ini juga mampu memonitor kinerja pada setiap lapisan aplikasi perusahaan serta mampu menunjukkan bottleneck pada resources dan memberikan rekomendasi sederhana. Alhasil memudahkan tim TI perusahaan dalam menganalisis sebelum melakukan penanganan.

Platform Pajak Ini Bantu Startup Permudah Pelaporan SPT Tahunan

Selain itu, Turbonomic juga sanggup mengelola resources. Mulai dari virtual CPU, virtual memory, pods, containers, hingga database yang bisa dikolaborasikan dengan platform Application Performance Management lain. Sebut saja IBM Instana, Dynatrace, dan AppDynamics.

“Kemampuan itu memudahkan tim TI memonitor dan mengelola kesesuaian resources terhadap persyaratan aplikasi secara aman tanpa mengorbankan kinerja aplikasi. Dengan begitu, operasional bisnis dan layanan dapat berjalan dengan baik sehingga pengalaman pelanggan menjadi meningkat,” jelasnya.

Berdasarkan laporan Forrester yang dirilis Januari lalu, Turbonomic berdampak keuangan perusahaan tiga tahun berikutnya. Yakni pengurangan belanja infrastruktur sebesar 75 persen, pengurangan pengeluaran public cloud 33 persen, dan persentase karyawan yang mendapat manfaat dari peningkatan kinerja aplikasi sebanyak 80 persen. (Uli)