Muhammad Alam Pilot Pakistan Tembak Jatuh 5 Jet Tempur India Dalam 1 Menit

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Senin, 11 Maret 2019

Indolinear.com, Jakarta – Perang di Kashmir antara India dan Pakistan kembali terjadi. Masing-masih pihak mengklaim telah menembak jatuh pesawat tempur musuh. Di darat, tembak menembak juga beberapa kali terjadi.

Ada cerita menarik saat perang Kashmir kedua tahun 1965. Saat itu seorang pilot Pakistan bernama Muhammad Mahmood Alam mencetak rekor menjatuhkan lima pesawat tempur India dalam waktu kurang dari semenit.

Saat itu 6 September 1965, Alam menjadi komandan skadron tempur di Sargodha. Dia mendapat laporan sejumlah pesawat tempur Hawker Hunter dan Dasault Mystere Angkatan Udara India hendak menyerang pangkalan udara tempatnya bertugas, dilansir dari Merdeka.com (09/03/2019).

Alam segera take off memimpin beberapa pesawat F-86 Sabre dan F-104 mencegat jet tempur India itu. Tanpa ragu dia langsung menyerang formasi enam pesawat Hunter India.

Sebuah keberuntungan Alam pernah dilatih menggunakan pesawat Hawker Hunter. Dia tahu betul karakteristik pesawat musuhnya itu.

Alam melepaskan rudal side winder yang langsung melesat menghancurkan sebuah hunter India. Dia bisa melihat pilot India itu masih sempat menyelamatkan diri sebelum pesawatnya menghujam ke tanah.

Serangan Alam membuat formasi pesawat Hunter itu berantakan. Namun, pilot India itu bukannya berpencar dan berbalik, mereka malah melesat dalam satu arah. Sebuah kesalahan yang sangat fatal. Apesnya lagi, mereka semua masuk dalam sasaran tembak F-86 Sabre milik Alam.

Kesempatan ini tak disia-siakan sang pilot Pakistan. Dia melesat sambil memuntahkan peluru kanon miliknya ke arah kerumunan Hunter India. Ibarat menembaki burung saja saking mudahnya.

“Bum, bum, bum, bum!” empat jet tempur India terkena peluru dengan telak dan jatuh.

Alam tercatat menjatuhkan lima pesawat Hunter. Total, hari itu India harus kehilangan sembilan pesawat tempur lainnya.

Jadi Pahlawan Pakistan

Kemenangan Alam menjadi propaganda penyemangat perang untuk Pakistan. Radio Pakistan tak henti-hentinya menyiarkan heroisme Muhammad Alam yang mengalahkan jet tempur India. Bahkan sempat dibumbui tambahan kisah agar lebih heroik. Saat itu memang kekuatan udara India memang lebih besar dari Pakistan.

“Kurang dari 30 detik, Wing Commander Muhammad Alam menjatuhkan lima pesawat tempur musuh!” kata radio Pakistan disambut gemuruh takbir dan sorak-sorai rakyatnya. Demikian ditulis Pakpedia.

Dia dianugerahi Sitara-E-Jurat atau bintang jasa keberanian untuk aksinya. Total selama perang tiga minggu itu, pria kelahiran 6 Juli 1935 itu menembak jatuh sembilan pesawat tempur India.

Kisah hidupnya juga dituliskan untuk memberi semangat pilot-pilot muda. Ceritanya di suatu hari yang panas, sejumlah pilot Pakistan memilih berleha-leha di ruangan ber-AC. Namun Alam tetap keluar dan menerbangkan F-86 miliknya seorang diri,

Tahun 1967 dia dipindahkan menjadi komandan skadron pemburu Pakistan dengan pesawat Mirage III buatan Prancis. Dia pensiun tahun 1982 dengan pangkat Komodor, atau jenderal bintang satu.

Muhammad Mahmood Alam meninggal 18 Maret 2013, dalam usia 77 tahun. Namanya diabadikan menjadi nama jalan utama di Lahore. (Uli)