Mobil Terendam Air Laut atau Terkena Tsunami, Begini Pertolongan Pertamanya

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Senin, 1 Juni 2020
KONTEN MILIK PIHAK KETIGA. BERISI PRODUK BARANG, KESEHATAN DAN BERAGAM OBAT REPRODUKSI. MARI JADI PENGGUNA INTERNET SEHAT DAN CERDAS DENGAN MEMILAH INFORMASI SESUAI KATEGORI, USIA DAN KEPERLUAN.
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Bencana tsunami yang menerjang wilayah pantai di Selat Sunda. mengakibatkan ratusan korban meninggal dunia dan kerusakaan material yang cukup besar.

Bahkan kerusakan pada kendaraan bermotor juga tak kalah hebat pasca arus air laut yang tiba-tiba meluap hingga daratan.

Bicara soal imbas kendaraan yang terendam air laut atau tsunami, Customer First Advisor PT Toyota-Astra Motor (TAM) Dadi Hendriadi angkat bicara. Menurutnya, ada langkah pertama yang harus dilakukan jika kendaraan terendam air laut atau tsunami.

“Tidak dinyalakan mesinnya. Jadi ada baiknya diderek (menuju bengkel). Jika memang airnya tidak mengenai mesin enggak apa-apa. Tapi khawatirnya kena,” ungkap Dadi, dilansir dari Liputan6.com (30/05/2020).

Dadi juga menyatakan, kekhawatiran akibat terkena air laut yaitu masuk ke bagian komponen diatur melalui computer. Selain itu, jika air merendam kelistrikan, hal itu juga bisa berisiko cukup tinggi.

“Jika sudah diderek baiknya disemprot luar-dalam secara total untuk dibersihkan,” ucap Dadi.

Dia juga menyatakan, jika memang air laut atau air apapun masuk ke dalam mobil, maka khususnya bagian dalam atau interior harus dibongkar, dan dibersihkan mulai dari karpet, jok dan lainnya.

“Apalagi ini air laut yang asin dan lebih cepat menimbulkan karat,” tutupnya. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: