Mobil Kejebak Di Mal Saat PSBB, Tarif Parkirnya Bikin Tercengang

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Senin, 31 Agustus 2020
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) bertujuan untuk mencegah penyebaran virus corona yang menyebabkan penyakit Covid-19.

Tetapi imbas dari PSBB ini juga mengancam kehidupan ekonomi sebagian besar rakyat Indonesia yang bekerja di sektor informal.

Penghasilan berkurang, sementara kebutuhan sehari-hari selama menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing meningkat drastis.

Ternyata tidak hanya mereka yang hidup kekurangan yang merasakan dampak dahsyat dari penerapan PSBB di tengah pandemi Covid-19, dilansir dari Dream.co.id (30/08/2020).

Tarif Parkir Sultan

Akun Instagram @newdramaojol.id membagikan foto struk parkir mobil di salah satu mall di Jakarta Pusat.

Dalam postingannya, akun newdramaojol menuliskan kata-kata yang cukup memancing netizen untuk tertawa.

Sebuah kiriman dibagikan oleh NEWDRAMAOJOL.ID (@newdramaojol.id) pada 9 Jun 2020 jam 7:01 PDT

Parkir 3 Bulan, Bayar Rp8,6 Juta

Dalam struk tersebut, si pemilik mobil memarkir kendaraannya pada tanggal 4 Maret 2020 dan baru keluar tanggal 2 Juni 2020.

Artinya, mobilnya terparkir selama kurang dari tiga bulan. Meski begitu, biaya parkir yang harus dia bayar sungguh mencengangkan.

Seperti yang tertera pada struk, dia harus membayar Rp8,6 juta untuk parkir mobil selama kurang dari tiga bulan.

Parkir di Mall Kejebak PSBB

Diduga, akibat menjalani karantina mandiri di rumah selama PSBB, dia tidak pernah keluar dengan mobilnya.

Mobil tersebut dia parkir di salah satu mall di daerah Kemayoran, Jakarta Pusat.

Rupanya, selama terparkir di mall, tarifnya terus berjalan hingga tanggal dia mengambil mobilnya.

Akibatnya seperti yang kita lihat, dia harus membayar biaya parkir yang nilainya mengejutkan.

Reaksi Ngakak Netizen

Tidak hanya pemilik mobil, netizen juga ikut terkejut dengan tarif parkir yang harus dibayar.

Kalau motor yang diparkir, netizen ini bakal ikhlaskan saja.

Kalao orang kaya, biaya parkir Rp8 juta sudah biasa, malah seperti uang Rp8 ribu.

Beberapa menyarankan untuk menghilangkan struk parkirnya sehingga hanya membayar dendanya yang hanya puluhan ribu.

Ada juga yang menganjurkan pemilik mobil untuk menjadi member sehingga tarif parkirnya lebih murah. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: