Mitsubishi Fuso Memperkenalkan Teknologi Terbaru Untuk Menyambut Masa Depan

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Jumat, 26 November 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku distributor resmi kendaraan niaga dari Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC) ikut memeriahkan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021 yang berlangsung di ICE, BSD, Tangerang.

Pada pameran GIIAS 2021 ini, Mitsubishi Fuso memperkenalkan New Mining Spec terbarunya. “Unit ini telah dilengkapi dengan OEM Power Take Off (PTO), Radiator Guard dan Rotary Lamp yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan di industri pertambangan,” imbuh Presiden Direktur PT. Krama Yudha Tiga Berlian Motors, Naoya “Rocky” Takai .

Sejalan dengan itu, Mitsubishi Fuso juga menyatakan kesiapannya untuk menyongsong regulasi Euro4 mulai 2022.  Mitsubishi Fuso yakin varian Euro4-nya akan diterima pasar Indonesia. Mitsubishi Fuso berusaha sebaik mungkin untuk memastikan fase transisi dari Euro2 akan berjalan lancar.

Selain Euro4, Pemerintah Indonesia beberapa tahun terakhir serius fokus pada kendaraan listrik. Meskipun truk listrik masih sangat terbatas di Indonesia. Truk listrik pertama FUSO pertama kali diperkenalkan pada tahun 2016. Unit pertama dikirimkan pada tahun 2017 dan lebih dari 200 unit eCanter dikirimkan ke beberapa wilayah di Jepang, Eropa, dan AS. FUSO telah menetapkan visi untuk mempercepat transportasi elektrifikasi dan nol emisi di industri kendaraan komersial, dan Mitsubishi Fuso yakin cepat atau lambat Indonesia akan memiliki visi yang sama, dilansir dari Liputan6.com (24/11/2021).

Teknologi Runner

Mitsubishi Fuso telah memasang sistem telematikanya sendiri yang disebut Runner sejak tahun 2017. Runner adalah alat yang berguna bagi pelanggan untuk mengelola armada mereka selama PPKM. Karena Runner dilengkapi GPS dan Engine Starter Kill yang memungkinkan pelanggan untuk memantau lokasi kendaraan dan situasi kendaraan seperti tekanan ban, sisa bahan bakar. Dalam keadaan darurat, mereka dapat mengaktifkan fungsi Engine Starter Kill dari jarak jauh dengan memeriksa lokasi truk dengan GPS. (Uli)