Mitos Mbah Atin, Wanita Tua ‘Pencabut Nyawa’ Yang Sering Dikaitkan Dengan Petaka

FOTO: okezone.com/indolinear.com
Kamis, 30 Desember 2021

Indolinear.com, Jakarta – Sosok Mbah Atin begitu populer di kalangan masyarakat Yogyakarta. Ya, wanita tua itu kerap dikaitkan oleh mitos pembawa petaka. Mbah Atin merupakan sosok nenek-nenek yang desas-desus kemunculannya sering dikaitkan oleh kabar adanya kematian.

Mengutip dari Okezone.com (29/12/2021), banyak orang percaya, jika sosok Mbah Atin tiba-tiba muncul di suatu daerah, maka malapetaka atau musibah akan segera datang. Pada unggahan tersebut juga menjelaskan, Mbah Atin diketahui selalu mengenakan kebaya kuning dan tas berwarna hitam.

Kehadirannya konon seringkali berpindah-pindah tempat alias nomaden. Bahkan, tidak ada yang tahu pasti dari mana asalnya.

Sosok Mbah Atin juga diceritakan sebagai nenek-nenek yang sudah tidak waras, seperti dalam cuitan akun Twitter @horror.theard. Konon, Mbah Atin akan mengajak siapapun orang yang berhasil ditemuinya. Jika orang tersebut bersedia menerima ajakan Mbah Atin, maka diyakini itu akan menjadi hari kematiannya.

Adapula yang percaya jika Mbah Atin merupakan sosok orang yang mendalami ilmu hitam yang keberadaannya dianggap membawa sial atau biang kemunculan bencana.

Melekatnya cerita Mbah Atin di tengah masyarakat, membuat banyak orang merasa takut sekaligus penasaran akan keberadaannya. Akibat hal tersebut, Mbah Atin juga dijuluki sebagai sosok ‘pencabut nyawa’.

Setiap daerah di Indonesia memang punya urban legend, tak terkecuali sosok nenek tua satu ini. Mbah Atin memang sudah tersohor dikisahkan dari mulut ke mulut oleh masyarakat Jogja dan masih diyakini keberadaannya hingga kini. (Uli)