Mitos Ikan Duyung Yang Beredar Di Dunia, Bagaimana Fakta Sebenarnya?

FOTO: kumparan.com/indolinear.com
Kamis, 30 Juni 2022

Indolinear.com, Jakarta – Baru-baru ini, dunia maya dihebohkan dengan video penampakan diduga ikan duyung di Pantai Latuhalat, Ambon. Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun TikTok @Capt.Fredrik Kailola pada Senin (27/6).

Dalam video itu terlihat sesosok makhluk yang diduga ikan duyung sedang berenang di tepi pantai. Wajahnya memang tidak terlihat jelas, tetapi ekornya tampak seperti ekor putri duyung dalam mitos yang beredar selama ini.

Menurut keterangan dalam video, ini bukan kali pertama ikan duyung muncul di Ambon. Sebelumnya, putri duyung diduga pernah datang ke Pantai Seilale. Mitosnya, kedatangan ikan duyung menjadi pertanda bahwa ada hal besar yang akan terjadi.

Mitos ikan duyung sendiri sudah lama menjadi kontroversi. Ada yang memercayai keberadaannya, ada pula yang menganggap ikan duyung hanya mitos belaka. Lalu, bagaimana fakta sebenarnya? Dilansir dari Kumparan.com (29/06/2022).

Mitos Ikan Duyung

Ikan duyung atau putri duyung adalah makhluk mitologi laut yang memiliki tubuh layaknya manusia dari pinggang sampai kepala, tetapi bagian pinggang sampai kakinya menyerupai ikan. Ia sering digambarkan sebagai sosok yang cantik dan gemar menyanyi.

Mitos ikan duyung di berbagai belahan dunia berbeda-beda. Mengutip Britannica, dalam cerita rakyat Eropa, ikan duyung dipercaya sebagai sosok yang memiliki kekuatan magis dan berbahaya bagi manusia. Kedatangan mereka kerap membawa kemalangan hingga menyebabkan banjir, badai, kapal karam, dan bencana lainnya.

Sementara menurut kepercayaan orang zaman dahulu, putri duyung sejatinya merupakan seorang dewi bernama Atargatis. Dewi Atargatis jatuh cinta dengan seorang gembala manusia, tetapi akhirnya membunuhnya secara tidak sengaja.

Sang dewi sangat malu sehingga melemparkan dirinya sendiri ke dalam danau dan berniat menjadi ikan untuk selamanya. Namun, karena kecantikannya, ia tidak bisa menjadi ikan seutuhnya, sehingga hanya ekornya saja yang berubah.

Di sisi lain, menurut laman scuba.com, budaya Asia menganggap ikan duyung sebagai makhluk magis. Cerita rakyat Tiongkok menggambarkan ikan duyung sebagai makhluk yang mampu mengeluarkan air mata mutiara. Oleh sebab itu, ikan duyung banyak diburu para nelayan untuk mendapatkan mutiara mereka.

Berbeda lagi dalam mitologi Yunani, di mana ikan duyung digambarkan sebagai sosok yang selalu menggoda para pelaut yang lalai. Siapa saja yang tergoda dengan kecantikannya akan menemui ajalnya.

Lantas, apakah putri duyung itu nyata? Hingga kini, putri duyung masih menjadi mitos yang belum diketahui pasti kebenaran keberadaannya. Meski sudah banyak video penampakannya di berbagai pantai di belahan dunia berbeda, tidak ada yang bisa memastikan apakah tayangan itu nyata atau rekayasa semata.

Ikan duyung sendiri sejatinya merupakan nama mamalia laut yang sering dikenal dengan dugong. Mamalia ini memiliki bentuk ekor seperti lumba-lumba dengan panjang tubuh maksimal 3,5 m. Dugong lebih banyak ditemukan di Samudera Atlantik. (Uli)