Mimin Olshop Salah Tapi Ngotot: Jatim Itu di Jawa Barat, Kan?

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Rabu, 21 Oktober 2020
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Sudah sewajarnya pelanggan bertanya kepada pedagang dalam jual beli. Sebaliknya, penjual menjelaskan produk dan segala tetek bengeknya kepada calon pembeli.

Terutama dalam jual beli online. Penjual dan pembeli tidak bisa langsung bertatap muka. Mereka hanya berkomunikasi menggunakan aplikasi.

Lewat chatting itulah pelanggan bertanya tentang produk yang hendak dibeli, sementara penjual mendeskripsikan dengan jelas spesifikasi barang yang ditanyakan calon pembeli.

Namun, karena tidak bertatap muka langsung, kerap kali terjadi kesalahpahaman dalam chatting tersebut. Ada yang membuat kesal, namun banyak pula yang justru terasa lucu, menggemaskan.

Seperti percakapan online antara penjual dan membeli yang diunggah oleh akun Instagram @newdramaolshop. Dalam percakapan WhstsApp itu, terlihat terjadi kesalahpahaman.

Suntingan percakapan itu dumulai saat calon pembeli bertanya ongkos kirim alias ongkir ke Gresik, sebuah kota di pesisir utara di Jawa Timur.

” Ongkir ke Gresik berapa?” tanya si pembeli, dilansir dari Dream.co.id (20/10/2020).

Tapi, rupanya sang penjual tidak tahu kota Gresik. Dia bertanya kepada sang pembeli, ” Gresik itu mana?”

Pembeli pun memberi tahu penjual tas online itu bahwa Gresik itu berada di Jawa Timur. ” Jatim mbak,” balas pembeli itu.

Mendapat jawaban itu, sang penjual justru terlihat bingung. Dia kembali memastikan. Tapi kali ini bukan Gresik, melainkan Jatim yang merupakan singkatan dari Jawa Timur.

” Jatim itu di Jawa Barat, kan?” tanya si penjual.

Sang pembeli meluruskan, ” Jatim itu Jawa Timur.”

Namun, sang penjual justru meragukan penjelasan si pembeli. ” Bukannya di Jawa Barat?” si penjual kembali bertanya.

Si pembeli rupanya kesal dengan ketidaktahuan sang penjual. Sampai-sampai si pembeli menyinggung pendidikan sang penjual tas tersebut.

” Mohon maaf, mbak ini sekolah apa enggak sih?”

Mendapat pertanyaan itu, sang penjual rupanya meradang. Tak hanya menjelaskan pendidikan, dia juga membeberkan keluarganya segala.

” Udah lulus.”

” Anak dua. Cewe semua.”

” Suami lagi kerja, belum pulang.”

Mendapat jawaban itu, tentu si pembeli makin bingung. Ngapain juga sang penjual membeberkan anggota keluarganya.

Si pembeli pun menegaskan tidak butuh jawaban itu. ” Tapi saya enggak tanya suami mbak.”

Bukannya mereda, eskalasi ketegangan semakin meningkat. Sang penjual bahkan menuduh si pembeli, ” Kamu pelakor ya?”

Hehehe. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: