Mewaspadai COVID-19, Pemkot Bekasi Tunda Rencana PTM 100% hingga Februari

FOTO: detik.com/indolinear.com
Rabu, 12 Januari 2022
loading...

Indolinear.com, Bekasi – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menunda rencana pembelajaran tatap muka (PTM) 100% untuk sekolah negeri di Kota Bekasi. Kondisi ini tak terlepas dari perkembangan kasus COVID-19, termasuk varian Omicron.

Plt Walikota Bekasi Tri Adhianto menyebut pihaknya tengah melihat perkembangan situasi DKI Jakarta. Dia menyebut Pemkot Bekasi mengambil langkah waspada.

“Karena perkembangan terakhir DKI Jakarta kan seperti ini. DKI kan cukup aglomerasi dengan kita, maka kita cukup hati-hati betul menetapkan kebijakan,” kata Tri Adhianto di Stadion Candrabhaga, dilansir dari Detik.com (11/01/2022).

Tri mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi. Tri mengatakan akan melakukan evaluasi hingga akhir Januari.

“Perintahnya juga saya tadi dari Bu Dinkes menyatakan kita evaluasi sampai tiga minggu ke depan. Jadi artinya, sebetulnya sama dengan akhir Januari. Ya kita lihat aja di awal Februari,” lanjutnya.

Pembatalan ini juga berdampak terhadap perkantoran pemerintahan Bekasi. Menurutnya, kondisi saat ini sudah mengkhawatirkan.

“Termasuk perkantoran, minggu lalu Pak Wali (Wali Kota nonaktif Rahmat Effendi) sudah memerintahkan kepada kita semua kapan evaluasi. Ternyata kan hari ini dinyatakan kondisinya cukup mengkhawatirkan,” sambungnya.

Dia mengaku kebijakan ini membuat banyak pihak kecewa. Namun, dia mengimbau masyarakat bersabar.

“Pasti kecewa. Apalagi kalau kemudian harapannya cukup besar. Jadi saya kira yang dibutuhkan adalah kesabaran. Yakin pemerintah akan memberikan yang terbaik bagi warga masyarakatnya,” tegasnya.

Seperti diketahui, kantor Wali Kota Bekasi selama pandemi ini dipindah di Stadion Patriot Candrabhaga. Saat ini, Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto masih akan berkantor di pintu 19 Stadion Candrabhaga. (Uli)

loading...