Meteorit Terbesar Dalam Sejarah Inggris Mendarat Saat Malam Natal

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Sabtu, 25 Januari 2020
loading...

Indolinear.com, Inggris – Pada Malam Natal 1965, meteorit jatuh ke Bumi di desa Leicestershire, Barwell. Tepatnya pada 24 Desember, 54 tahun lalu.

Jatuhnya batu ruang angkasa itu terjadi sekitar pukul 16.20 waktu setempat. Seorang warga Barwell, Crow sedang berjalan pulang dari kantor ketika dia melihat lampu kilat di langit disertai dengan dentuman keras.

Beberapa saat kemudian, dia mendengar suara mendesir diikuti dengan bunyi jatuhan ketika salah satu potongan meteorit pertama mendarat pada tanah di dekatnya, diikuti beberapa bagian meteorit lainnya yang mendarat dengan cepat, seperti dikutip dari Liputan6.com (23/01/2020).

Laporan resmi pertama jatuhnya meteorit itu dibuat oleh Grewcock, yang merupakan tetangga Crow, kepada petugas polisi setempat P.C. Scott pada 27 Desember. Scott ingat pernah melihat kilat yang datang dari arah Hinckley, 2 mil barat daya Barwell. Laporan selanjutnya akan mengonfirmasi bahwa kilat itu disaksikan orang-orang yang jauhnya 12 mil di Coventry.

Hanya dua keping batu ruang angkasa yang ditemukan pada hari itu. Yang pertama mendarat di jalan, membentuk kawah kecil. Batu ruang angkasa itu hancur menjadi beberapa bagian, salah satunya masuk melalui jendela kamar depan rumah Grewcock, mendarat di vas bunga imitasi.

Potongan kedua juga ditemukan hari itu mendarat di kap mobil Vauxhall Viva yang baru saja dibeli seseorang bernama Percy England. Dia awalnya membuang batu itu, mengiranya adalah bongkahan beton yang dibuang para pengacau.

Beberapa potongan meteorit kembali ditemukan pada Hari Natal dan akhirnya diserahkan kepada polisi, yang mengirim sampel ke Museum Leicester, Universitas Leicester, Survei Geologi, dan Museum Sejarah Alam.

Meteorit Chondrite

Para ahli dari lembaga-lembaga ini mengonfirmasi bahwa meteorit itu chondrite – sejenis meteorit yang dikomposisikan tetesan kecil batu yang dikenal sebagai chondrules. Para ahli ini bertemu di Barwell pada 6 Januari 1966 untuk memeriksa spesimen lain yang dipegang polisi dan untuk mencari lebih banyak potongan.

Dr Ford dari Universitas Leicester menemukan sepotong besar meteorit tidak jauh dari rumah Crow dan Grewcock di The Common, sebuah jalan yang mengarah ke pusat Barwell. Pada 9 Januari, total 20 kilogram material telah ditemukan.

Pada Februari 1966, upaya dilakukan untuk mengumpulkan semua fragmen yang ditemukan. Hanya dua potong yang ditemukan cocok, dan tim menyimpulkan bahwa sejumlah besar meteorit masih harus dipulihkan.

Mereka kemudian mengumumkan dalam surat kabar lokal, siapa saja yang menemukan batu luar angkasa maka akan mendapatkan sejumlah uang. Sejumlah material akhirnya kembali didapat, termasuk bagian terbesar yang ditemukan seberat 7,7 kilogram terkubur 75 sentimeter di bawah permukaan dalam lubang di dekat Paviliun Tanah Rekreasi setempat.

Sampel dari meteorit Barwell yang dipamerkan di National Space Center adalah yang terbesar ketiga yang ditemukan. Ditemukan pada 5 Maret 1966 di tanah bekas sekitar 170 meter sebelah tenggara rumah Crow. Dampaknya telah menciptakan kawah sedalam 45 sentimeter di padang rumput yang kasar.

Jatuhnya meteorit di Barwell ini dinyatakan sebagai yang terbesar dan terbaik dalam sejarah Inggris. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: