Meski Tunarungu Pria Ini Tetap Semangat Berjualan Kunyit Asam Keliling

FOTO: detik.com/indolinear.com
Selasa, 21 Juni 2022

Indolinear.com, Jakarta – Kisah penyandang disabilitas yang tetap semangat menjalani kehidupannya selalu menarik perhatian. Seperti seorang pria tunarungu di Surabaya ini semangat menjual kunyit asam.

Banyak penyandang disabilitas yang tak semangat menjalani hidupnya karena mereka memiliki keterbatasan fisik bahkan mental. Namun tak semuanya seperti itu, banyak juga para penyandang disabilitas yang semangat menjalani kehidupannya.

Walaupun diliputi keterbatasan fisik, pria tuli asal Surabaya ini tetap semangat bekerja. Ia tak patah semangat walaupun indera pendengarnya tak berfungsi.

Kisah seorang pria tuli ini dibagikan oleh akun Instagram @semuaislam.id. Dalam unggahan videonya, pengguna Instagram ini menuliskan keternagan, “Ya Allah Semoga bapak sehat selalu semoga rezeki bapak dilancarkan oleh Allah SWT, semoga jualan bapak selalu laris amin ya Allah.”

Dalam video tersebut, tampak seorang pria yang cukup berumur menjual jamu kunyi asam botolan secara keliling. Ia menggunakan sepeda usangnya dengan boks yang ia letakkan di belakang jok sepeda.

Di depan boks tersebut, pria yang tidak diketahui namanya ini menuliskan pesan bahwa ia adalah seorang tunarungu (tuli). “Maaf saya tuli,” tulisnya, dilansir dari Detik.com (19/06/2022).

Ia juga menyematkan keterangan soal jamu kunyit asam yang ia jual. “Jual kunyit asam sehat menyegarkan. Gula asli dan bahan alami,” keterangan soal jamu kunyit asam yang ia jual.

Pria tuli yang menjual jamu kunyit asam ini keliling di sekitar Jalan Indrapura, Surabaya, Jawa Timur. Saat itu, pengunggah video bertemu olehnya di dekat Holland Bakery.

Menurut pengunggah video ini, pria ini juga sangat ramah kepada para pembelinnya. “Bapaknya baik banget, suka sennyum,” ujar pengunggah video.

Video pria tuli yang semangat berjualan jamu kunyit asam ini sudah ditonton lebih dari 20 ribu kali. Netizen juga banyak meninggalkan komentar dengan rasa simpati.

“Sehat selalu bapak, murah rezekinya,” komentar netizen.

“Dengan keadaan bapak yang seperti itu masih mau berusaha tidak untuk meminta-minta,” sahut netizen lain. (Uli)