Mesin Balap F1 Siap Kembali Dirombak Agar Lebih Cepat

liputan6com/indolinear.com
Senin, 13 November 2017
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Ajang balapan Formula One (F1) 2017 segera berakhir. Namun begitu federasi otomobil internasional (Federation Internationale de l’Automobile/FIA) telah mengumumkan regulasi baru yang ditargetkan dapat diimpelemtasikan secara menyeluruh di 2021 mendatang.

Aturan baru yang telah dipresentasikan FIA kepada tim balap ini nantinya, setiap jet darat akan mengusung mesin baru yang diklaim lebih kencang.

Langkah FIA ini diubah, karena adanya keluhan yang dilontarkan para tim balap F1 perihal mobilnya saat ini.

Rencananya, FIA akan tetap mempertahankan teknologi hibrida dan turbo yang dikombinasikan dengan mesin V6 berkapasitas 1,6 liter. Selain itu ubahan diharapkan terjadi pada putaran mesin yang lebih tinggi 3.000 rpm dari mesin saat ini. Demikian dilansir dari Liputan6.com (11/11/2017).

Dengan rpm yang lebih tinggi, maka suara mobil balap ini akan kembali nyaring, mirip seperti balapan F1 saat mesin V8.

Bagian lain yang dilakukan revisi yaitu MGU-H (Motor Generator Unit-Heat). Di mana bagian ini salah satu fungsinya mematikan suara mesin.

Sementara itu, FIA akan mempertahankan MGU-K (Motor Generator Unit – Kynetic) yang mampu menghasilkan daya output lebih besar. Dengan MGU-K maka hal itu akan memudahkan pebalap mengontrol mobilnya.

Aturan lainnya yang juga ikut dirombak yaitu pada bagian mesin turbo, di mana dimensi dan bobot beratnya dikurangi. Namun penambahan lainnya termasuk baterai standar dan penggunaan kontrol elektronik.

Kedanti begitu, FIA juga akan memperketat prihal peraturan penggunaan serta batasan bahan bakar. (Uli)