Mercedes-Benz Axor Produk Eropa Pertama Yang Berstandar Euro 4 Di Indonesia

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Selasa, 14 Juni 2022

Indolinear.com, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus fokus mengedepankan langkah konkrit terkait isu lingkungan dan perubahan iklim. Pada 2030, penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) ditargetkan sebesar 29 persen secara mandiri, atau 41 persen jika mendapat dorongan internasional.

Salah satu upaya strategisnya, adalah dengan penerapan standar emisi Euro 4 untuk kendaraan diesel yang sudah diberlakukan sejak April 2022.

“Penerapan ini dilakukan pemerintah sebagai bentuk kesiapan industri otomotif untuk menghasilkan produk yang dapat memberikan kontribusi pada pengurangan emisi serta lebih ramah lingkungan,” ujar Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian, Taufiek Bawazier, yang mewakili Menteri Perindustrian pada Peluncuran Mercedes-Benz Axor Euro 4 di ICE BSD, Tangerang, Banten, dilansir dari Liputan6.com (12/06/2022).

Taufiek menyampaikan, semakin tinggi standar Euro yang ditetapkan, semakin kecil batas kandungan gas karbon dioksida, nitrogen oksida, karbon monoksida, volatil hidrokarbon, dan partikel lain yang dapat berdampak negatif pada manusia dan lingkungan.

“Guna mendukung tujuan tersebut, misalnya dari sisi penyediaan bahan bakar, pemerintah telah mengimplementasikan standar dan mutu (spesifikasi) BBM jenis solar 51 dengan kandungan sulfur 50 ppm (setara euro 4) dengan nama dagang Pertamina Dex,” paparnya.

Selain itu, Kemenperin juga memberikan apresiasi terhadap Daimler, yang resmi menghadirkan jajaran produk Mercedes-Benz Axor dengan standar Euro 4.

Dan disebutkan, Mercedes-Benz Axor menjadi produk pertama dari merek Eropa yang mengenalkan truk dengan standar Euro 4 di Indonesia.

Strategi Daimler

Upaya tersebut juga merupakan bentuk komitmen dari PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI), untuk terus mendukung kemajuan industri otomotif di Indonesia.

Hal ini sejalan dengan program pemerintah dalam menerapkan standar emisi Euro 4 yang lebih ramah lingkungan.

“Kami berharap, PT DCVI tetap menjadi pelopor dalam pengembangan kendaraan dengan standar yang lebih tinggi sesuai dengan spek global. Ini akan mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan nilai tambah di dalam negeri, serta memacu pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkas Taufiek. (Uli)

Berita Menarik Lainnya

loading...